FOTO: Potret Pilu Bayi-Bayi Prematur Terdesak Serangan Israel di Jalur Gaza

Sejumlah bayi prematur di Rumah Sakit Al-Aqsa terpaksa dipindahkan setelah Israel mengeluarkan perintah evakuasi karena akan membombardir wilayah tersebut.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Potret Pilu Bayi-Bayi Prematur Terdesak Serangan Israel di Jalur Gaza
FOTO: Potret Pilu Bayi-Bayi Prematur Terdesak Serangan Israel di Jalur Gaza (Merdeka.com)

Petugas medis melakukan penanganan terhadap bayi prematur yang dievakuasi dari Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah, Jalur Gaza, pada 26 Agustus 2024. Agresi militer Israel yang berlangsung tanpa henti membuat bayi-bayi prematur di Jalur Gaza semakin terdesak. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Petugas medis melakukan penanganan terhadap bayi prematur yang dievakuasi dari Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah, Jalur Gaza, pada 26 Agustus 2024. Agresi militer Israel yang berlangsung tanpa henti membuat bayi-bayi prematur di Jalur Gaza semakin
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejumlah bayi prematur yang membutuhkan perawatan intensif di Rumah Sakit Al-Aqsa, Deir al-Balah, terpaksa harus dipindahkan setelah Israel mengeluarkan perintah evakuasi karena akan membombardir wilayah tersebut. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Israel menuding kawasan di sekitar rumah sakit tersebut sebagai markas kelompok Hamas. Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Atas perintah evakuasi Israel tersebut, bayi-bayi prematur ini terpaksa dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, selatan Jalur Gaza. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagaimana diketahui, agresi militer Israel di Jalur Gaza telah berlangsung selama 10 bulan. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejak pertempuran meletus pada 7 Oktober, Israel terus membombardir Jalur Gaza tanpa henti. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengungkapkan bahwa lebih dari 40 ribu orang meninggal dunia akibat serangan Israel, di mana sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan. Foto: REUTERS/Abd elhkeem Khaled

Rekomendasi