FOTO: Biadab! Israel Bom Dua Jurnalis Al Jazeera saat Sedang Liputan di Gaza

Al Jazeera menyampaikan kedua jurnalisnya reporter dan juru kamera dibunuh di kamp pengungsi Shati, sebelah barat Kota Gaza.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Biadab! Israel Bom Dua Jurnalis Al Jazeera saat Sedang Liputan di Gaza
FOTO: Biadab! Israel Bom Dua Jurnalis Al Jazeera saat Sedang Liputan di Gaza (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua jurnalis tersebut adalah Ismail al-Ghoul, seorang reporter Al Jazeera Arab, dan Rami al-Refee, juru kameranya. 

Mereka sedang berada di Gaza untuk membuat film dokumenter tentang pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut laporan dari AFP, serangan tersebut terjadi pada Rabu, 31 Juli 2024. "Wartawan Al Jazeera Arab Ismail al-Ghoul dan juru kameranya Rami al-Refee tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza," demikian dilaporkan AFP. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Al Jazeera menyampaikan bahwa kedua jurnalisnya dibunuh di kamp pengungsi Shati, yang terletak di sebelah barat Kota Gaza. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Serangan tersebut disebut-sebut 'menargetkan sebuah mobil di dekat daerah Aidia, Kota Gaza'. 

Kedua jurnalis itu berada di lokasi untuk melaporkan dari dekat rumah pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seperti diketahui, Haniyeh tewas dalam serangan udara yang menargetkan kediamannya di Teheran. Serangan di Iran tersebut diduga kuat dilakukan oleh Israel. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kematian dua jurnalis ini telah menambah daftar panjang korban jiwa dalam konflik yang terus berkecamuk di kawasan tersebut. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP

Al Jazeera menyatakan duka mendalam dan mengutuk keras serangan yang menargetkan jurnalis mereka. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP <br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kejadian ini telah menyoroti risiko besar yang dihadapi oleh jurnalis di medan konflik, serta pentingnya perlindungan terhadap jurnalis yang berusaha mengungkapkan kebenaran di tengah situasi yang penuh bahaya. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP

Rekomendasi