Advertisement
Dua jurnalis Al Jazeera tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266815/original/095918100_1783164179-1722498545187-0w2fb.jpg)
Kedua jurnalis tersebut adalah Ismail al-Ghoul, seorang reporter Al Jazeera Arab, dan Rami al-Refee, juru kameranya.
Mereka sedang berada di Gaza untuk membuat film dokumenter tentang pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266816/original/043968700_1783164180-1722498570071-qscft.jpg)
Menurut laporan dari AFP, serangan tersebut terjadi pada Rabu, 31 Juli 2024. "Wartawan Al Jazeera Arab Ismail al-Ghoul dan juru kameranya Rami al-Refee tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza," demikian dilaporkan AFP. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266817/original/064568300_1783164180-1722498595329-4k797.jpg)
Al Jazeera menyampaikan bahwa kedua jurnalisnya dibunuh di kamp pengungsi Shati, yang terletak di sebelah barat Kota Gaza. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266818/original/097942300_1783164180-1722498627703-esaye.jpg)
Serangan tersebut disebut-sebut 'menargetkan sebuah mobil di dekat daerah Aidia, Kota Gaza'.
Kedua jurnalis itu berada di lokasi untuk melaporkan dari dekat rumah pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266819/original/049605500_1783164181-1722498715538-u66kd.jpg)
Seperti diketahui, Haniyeh tewas dalam serangan udara yang menargetkan kediamannya di Teheran. Serangan di Iran tersebut diduga kuat dilakukan oleh Israel. Foto: REUTERS / Ayman Al Hassi
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266820/original/072261300_1783164181-1722498764508-yic57.jpg)
Kematian dua jurnalis ini telah menambah daftar panjang korban jiwa dalam konflik yang terus berkecamuk di kawasan tersebut. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
Advertisement
Al Jazeera menyatakan duka mendalam dan mengutuk keras serangan yang menargetkan jurnalis mereka. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266821/original/098273000_1783164181-1722498826784-7r1of.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266822/original/074912400_1783164182-1722498885025-btf5v.jpg)
Kejadian ini telah menyoroti risiko besar yang dihadapi oleh jurnalis di medan konflik, serta pentingnya perlindungan terhadap jurnalis yang berusaha mengungkapkan kebenaran di tengah situasi yang penuh bahaya. Foto: Omar AL-QATTAA / AFP

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9266814/original/085648900_1783685544-1722498455314-umsc6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374231/original/061210200_1792040969-000_D3A22KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9371109/original/032008900_1791759069-download__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4900670/original/040484100_1721868798-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378258/original/080645800_1792494122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376320/original/043656200_1792330287-Untitled.jpg)