Prajurit Angkatan Udara Prancis memperlihatkan senjata Anti-Drone canggih di Bandara Militer Villacoublay. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
Advertisement
Prajurit Angkatan Udara Prancis memperlihatkan senjata anti-drone terbaru mereka dalam sebuah acara rilis operasi pemantauan drone di bandara militer Villacoublay, dekat Paris. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9256998/original/082822400_1783152530-1721752073457-qzg0m.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9256999/original/024846800_1783152531-1721752174317-aotdp.jpg)
Acara ini digelar sebagai bagian dari upaya pengamanan ekstra menjelang perhelatan Olimpiade 2024 di Paris. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
Advertisement
Senjata anti-drone yang diperkenalkan ini menggunakan teknologi laser yang canggih dan memiliki dimensi yang cukup besar untuk digenggam oleh manusia. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9257000/original/079691400_1783152531-1721752194970-gr45t.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9257001/original/015537200_1783152532-1721752222387-zl686.jpg)
Teknologi ini dirancang khusus untuk mendeteksi, melacak, dan menetralisir ancaman drone yang dapat mengganggu berlangsungnya Olimpiade. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9257002/original/040092200_1783152532-1721752240109-z2kkm.jpg)
Selain senjata anti-drone, Angkatan Udara Prancis juga menyiagakan beberapa senjata mesin yang ditempatkan di helikopter operasional. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
Advertisement
Langkah ini diambil untuk memastikan pengawasan udara yang ketat dan respons cepat terhadap setiap ancaman yang mungkin timbul. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9257003/original/082888200_1783152532-1721752267744-v7u9v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9257004/original/015186700_1783152533-1721752289165-3rtbg.jpg)
Peralatan canggih ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal dan memastikan kelancaran perhelatan akbar yang akan dihadiri oleh ribuan peserta dan penonton dari seluruh dunia. Foto: REUTERS / Sarah Meyssonnier

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9256997/original/056024300_1783152530-1721752053373-1lxfa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376200/original/084715700_1792312230-AP26290458830942.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381773/original/048235500_1792892483-Gedung_runtuh_di_Kenya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6276979/original/019659800_1779152027-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381906/original/010899800_1792908791-download.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376453/original/068678900_1792374206-Screenshot_20261019_083918_Chrome.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381753/original/098321400_1792886466-Demo_Prancis.jpg)