Ka'bah, bangunan suci yang juga dikenal sebagai 'Rumah Allah' di tengah Masjidil Haram ini sedang menyiapkan kiswah mewah berlapis emas.
Seorang pekerja sibuk menyulam tulisan arab dengan benang emas sat menyiapkan Kiswah, kain sutra yang menutupi Ka'bah, di tengah Masjidil Haram, menjelang puncak ibadah haji di sebuah pabrik di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 13 Juni 2024. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Sebagai informasi, kain Kiswah Ka'bah merupakan simbol kehormatan dan kerohanian bagi umat Muslim.
Advertisement
Kain hitam yang mulia ini dipandang sebagai lambang kesucian, keagungan, dan kekuasaan Allah SWT. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Proses penyulaman kain hitam Kiswah ini juga sudah menjadi bagian dari tradisi paling sakral dalam Islam. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Advertisement
Setiap tahun, tepatnya menjelang perayaan puncak ibadah haji di Tanah Suci, pemerintah Arab Saudi di Makkah menyiapkan kain kiswah baru untuk menutup Ka'bah. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Proses penyulaman juga melibatkan seniman kaligrafi terkemuka di Arab Saudi. Mereka membuat dengan penuh ketelitian dan ketekunan saat menyulam kaligrafi ayat-ayat suci Alquran pada kain kiswah. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Advertisement
Fungsi Kiswah, tidak hanya sebagai penutup fisik tetapi juga sebagai simbol keagungan dan ketakwaan umat Islam di seluruh dunia. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Advertisement
Proses penyulaman kain Kiswah yang memerlukan keterampilan tinggi dan kesabaran luar biasa ini menggunakan benang perak murni atau benang perak berlapis emas. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman
Kiswah baru ini akan menggantikan yang lama saat memasuki tanggal 9 Dzulhijjah, atau sehari sebelum perayaan Iduladha. Foto: REUTERS / Mohammed Torokman