Fosil Dinosaurus Berusia 139 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Hamil, Panjangnya 4 Meter

Ilmuwan menamakan fosil dinosaurus yang sedang hamil ini "Fiona".

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Fosil Dinosaurus Berusia 139 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Hamil, Panjangnya 4 Meter
Fosil Dinosaurus Berusia 139 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Hamil, Panjangnya 4 Meter (Merdeka.com)

Fosil Dinosaurus Berusia 139 Juta Tahun Ditemukan dalam Kondisi Hamil, Panjangnya 4 Meter

Fosil Dinosaurus Berusia 139 Tahun Ditemukan dalam Kondisi Hamil, Panjangnya 4 Meter

Sisa-sisa fosil Ichthyosaurus sepanjang hampir empat meter ditemukan oleh para arkeolog di Chile pada sebuah gletser yang meleleh. Uniknya, dinosaurus ini dalam kondisi hamil.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Fosil berusia 139 tahun itu ditemukan dalam kondisi lengkap dan dikumpulkan dengan hati-hati menggunakan helikopter setelah ekspedisi pada Maret dan April tahun ini oleh Universitas Magallanes (UMAG) di area Gletser Tyndall, Patagonia, Chile.

Foto: Universitas Manchester

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ilmuwan Universitas Manchester menamai fosil tersebut “Fiona”. Ichthyosaurus itu diketahui mati saat hamil karena ditemukan beberapa embrio dalam perutnya.

Foto: Universitas Manchester

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ichthyosaurus merupakan reptil laut yang hidup pada zaman dinosaurus. Sedangkan Fiona merupakan satu-satunya betina hamil berusia antara 129 hingga 139 juta tahun dari periode Kapur Awal yang digali di Bumi.

Dalam penelitian ini, Dr. Dean Lomax, seorang ahli paleontologi, menyatakan penemuan ichthyosaurus yang sangat langka ini berada dalam kondisi terawetkan dengan sangat baik di lingkungan ekstrem. Fosil yang ditemukan karena gletser yang surut inimerupakan hal yang tidak biasa dan unik dalam skala global.

Ada banyak fosil ichthyosaurus yang ditemukan mulai dari dewasa, remaja, dan bayi. Hal ini memberikan wawasan istimewa ke masa lalu ketika hewan purba ini masih hidup di Bumi.

Sumber: Arkeonews

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para peneliti sangat antusias mengumpulkan informasi apa pun yang dapat mereka peroleh dari penemuan langka ini. Pengumpulan spesimen bukanlah tugas yang mudah karena gletser tersebut berjarak sekitar 10 jam perjalanan yang ditemuh dengan berkuda atau jalan kaki. 

Foto: Universitas Manchester

Ekspedisi ini berlangsung selama 31 hari dan dianggap sebagai tantangan yang luar biasa. Penggalian ini diharapkan akan memberikan wawasan tentang spesies tersebut, perkembangan embrio dalam paleobiologi, dan penyakit yang mungkin memengaruhinya selama hidupnya.

Sumber: Arkeonews

23 Spesimen

Selain Fiona, selama ekspedisi ini ditemukan 23 spesimen baru lainnya, menjadikan Gletser Tyndall sebagai tempat yang paling kaya akan fosil ichthyosaurus di seluruh dunia, menurut tim peneliti.

Saat ini, Fiona akan dipersiapkan di laboratorium paleontologi Museum Sejarah Alam Río Seco di Punta Arenas, tempat ia akan disimpan sementara untuk pameran di masa mendatang.

Sumber: Arkeonews

Rekomendasi