Bentrok antara kelompok Hindu dan Muslim di dekat Ibu Kota New Delhi ini juga diwarnai perusakan toko dan restoran serta pembakaran mobil-mobil. Simak foto-fotonya!
Advertisement
Advertisement
Seorang juru bicara mengatakan kepada BBC, pawai mereka diserang dan menyebut serangan itu "bagian dari konspirasi yang sudah direncanakan".
Sementara, bentrokan yang pecah membuat situasi mencekam. Toko-toko hingga restoran dirusak, sebagian besar milik Muslim. Selain itu, mobil-mobil juga dibakar.
Lebih dari 2.000 orang yang mengikuti pawai di kota itu kemudian terjebak di kuil ketika bentrokan memanas. Mereka kemudian dievakuasi oleh polisi. Kekerasan yang berlangsung selama beberapa jam itu kemudian merembet ke wilayah sekitar seperti Faridabad, Palwal, dan Gurugram.
Advertisement
Advertisement
Pejabat mengatakan polisi sudah dikerahkan ke Masjid Anjuman Jama di di Sektor 57 Gurugram ketika rumah ibadah itu diserang. "Tapi kami kalah jumlah dengan para penyerang yang melepaskan tembakan," kata Wakil Komisoner Polisi Gurugram, Nitish Agarwal kepada BBC.
Seorang imam masjid bernama Maulana Saad, 19 tahun, tewas dalam kerusuhan itu. "Sekitar 50-60 penyerang melepaskan tembakan dan menyalakan api ke Anjum pada Selasa pagi sehingga menyebabkan satu orang tewas dan melukai lainnya," kata Agarwal kepada wartawan, seperti dilansir laman Aljazeera, Selasa (31/7).
Dilansir Reuters, Wakil Komisaris Gurugram, Nishant Kumar Yadav mengungkapkan sebanyak lima orang yang terlibat dalam kerusuhan di Masjid Anjuman Jama telah ditangkap dan beberapa lainnya sedang diidentifikasi. Dia juga menambahkan bahwa keamanan di sekitar tempat ibadah juga diperketat.
Advertisement
Advertisement