Macron Sebut 'Video Games' Penyebab Kerusuhan di Prancis

Macron kemarin menyebut media sosial dan video games berperan dalam memperparah kerusuhan di Parncis

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya- Reporter
Macron Sebut 'Video Games' Penyebab Kerusuhan di Prancis
Macron Sebut 'Video Games' Penyebab Kerusuhan di Prancis (Merdeka.com)

Remaja 17 tahun

Remaja 17 tahun
Dok. Istimewa

Presiden Prancis Emmanuel Macron kemarin menyebut media sosial dan video games berperan dalam memperparah kerusuhan di negeri itu setelah seorang remaja 17 tahun ditembak mati polisi.

Masih belia

Masih belia
Dok. Istimewa

Dalam pidatonya setelah rapat darurat untuk menangani kerusuhan pada Jumat lalu Macron menyatakan sekitar sepertiga dari massa yang ditangkap aparat berusia masih belia atau masih sangat muda. "Platform dan internet berperan besar dalam kejadian kerusuhan beberapa hari belakangan," kata dia, seperti dilansir laman Russia Today, Sabtu (1/7).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Kita sudah menyaksikan bagaimana Snapchat, TikTok, dan yang lainnya menjadi tempat kerusuhan dirancang dan juga ada sejumlah bentuk kekerasan yang membuat anak muda tercerabut dari dunia nyata." Macron menambahkan, kaum muda rusuh di jalanan dengan bertindak seperti "video games yang meracuni mereka". Dia meminta orangtua menjaga anak-anak mereka di rumah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan pemerintah memperingatkan media sosial untuk tidak menjadi tempat merancang kekerasan dan konten yang memperbesar kerusuhan.

Darmanin juga meminta sejumlah transportasi publik menghentikan sementara operasinya karena sudah menjadi target perusakan.

Darmanin juga meminta sejumlah transportasi publik menghentikan sementara operasinya karena sudah menjadi target perusakan.
Dok. Istimewa

Pengantar pizza

Pengantar pizza
Dok. Istimewa

Kerusuhan di pinggiran Paris meledak pada Selasa malam setelah polisi menembak mati remaja 17 tahun pengantar pizza bernama Nahel M di lampu merah. Aparat yang menembak remaja itu langsung dipenjara dan didakwa pembunuhan. Orangtua remaja itu menyerukan warga "balas dendam" terhadap kelakuan polisi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Darmanin mengatakan hingga Jumat sudah 917 orang ditangkap dan usia mereka rata-rata masih 17 tahun.

Sebanyak 45.000 aparat keamanan dikerahkan untuk menangani kerusuhan di Prancis dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Prancis sendiri telah mengimbau masyarakat tetap tenang dan berjanji akan memulihkan ketertiban, namun aksi protes belum berhenti. Asap mengepul dari mobil dan sampah yang dibakar di Nanterre, pinggiran Paris, setelah demonstrasi damai atas kematian Nahel.

Sebanyak 45.000 aparat keamanan dikerahkan untuk menangani kerusuhan di Prancis dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Prancis sendiri telah mengimbau masyarakat tetap tenang dan berjanji akan memulihkan ketertiban, namun aksi protes belum berhenti.
Dok. Istimewa

4000 Kebakaran

4000 Kebakaran
Dok. Istimewa

Hingga Jumat para perusuh menimbulkan 4.000 kebakaran, menghancurkan lebih dari 2.000 mobil dan merusakan sekitar 500 bangunan, kata Macron.

Rekomendasi