FOTO: Tak Ada Tempat Aman di Gaza, Tenda Pengungsi Kembali Jadi Sasaran Serangan Udara Israel
Lima orang, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas dalam serangan yang menghantam tenda-tenda pengungsi di kawasan al-Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan.
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP (AFP)
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza kembali memburuk. Setidaknya 14 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam gelombang serangan terbaru yang dilancarkan militer Israel pada Selasa (5/8). Serangan tersebut menyasar berbagai titik permukiman dan lokasi pengungsian, memicu keprihatinan global atas meningkatnya jumlah korban sipil.
Sumber medis di Gaza melaporkan bahwa lima orang, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas dalam serangan yang menghantam tenda-tenda pengungsi di kawasan al-Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan. Tiga korban jiwa lainnya dilaporkan tewas saat menunggu bantuan kemanusiaan di dekat titik distribusi di wilayah selatan kota tersebut. Di Gaza tengah, dua orang, termasuk seorang wanita, juga menjadi korban tewas dalam serangan udara yang menghantam wilayah barat kamp pengungsi Nuseirat.
Sementara itu, di Kota Gaza, empat warga Palestina tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat dua serangan udara yang menghancurkan apartemen tempat tinggal. Serangan lain juga menghantam dua rumah di lingkungan Sheikh Radwan, menyebabkan sejumlah korban luka.
Israel diketahui terus melanjutkan serangan militernya sejak 7 Oktober 2023, meski banyak seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata. Hingga kini, jumlah korban tewas di pihak Palestina telah mendekati 61.000 jiwa.
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian pasca-pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP AFP
Seorang pria berjalan dengan tongkat saat memeriksa lokasi kejadian paska pengeboman Israel semalam di sebuah kamp penampungan pengungsi di daerah Mawasi, Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Selasa (05/08/2025). AFP