FOTO: 5 Hari Terkubur Reruntuhan Gempa Myanmar, Guru Ini Selamat Berkat Minum Air Kencing Sendiri

Saat gempa dahsyat mengguncang, Tin Maung Htwe teringat pelajaran sekolah puluhan tahun lalu terkait keselamatan bencana. Dia berlindung di kolong tempat tidur.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: 5 Hari Terkubur Reruntuhan Gempa Myanmar, Guru Ini Selamat Berkat Minum Air Kencing Sendiri
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. (©Sai Aung Main/AFP)

Seorang guru Myanmar bernama Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah terkubur selama lima hari penuh di bawah puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret 2025 lalu.

Berdasarkan laporan AFP, Tin Maung Htwe yang terjebak di bawah tempat tidur hotelnya selama lima hari penuh, bertahan hidup dengan mengandalkan dua hal krusial: pengetahuan dasar tentang bertahan hidup yang pernah dipelajarinya semasa sekolah dan air kencingnya sendiri.

Tin Maung Htwe mengikuti kursus pelatihan di Sagaing, Myanmar, tempat terdekat dengan episentrum, ketika gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi.

Pria berusia 47 tahun kemudian itu teringat pelajaran sekolah puluhan tahun lalu untuk berlindung di bawah tempat tidur jika dunia mulai berguncang.

"Begitu saya masuk ke kolong tempat tidur, seluruh hotel runtuh dan tertutup. Yang bisa saya lakukan hanyalah berteriak 'tolong saya'," katanya dalam laporan France 24 mengutip AFP.

Berhari-hari terjebak di kolong tempat tidur membuat tubuhnya lemas dan tak berdaya karena kekurangan cairan.

"Jadi saya harus mengisi ulang air yang dibutuhkan tubuh saya dengan cairan yang keluar dari tubuh saya," tuturnya.

Tim penyelamat berhasil menemukan dan mengevakuasi Tin pada Rabu (2/4/2025), tepat lima hari setelah gempa bumi menghancurkan hotel tempatnya menginap.

Saat ini, Tin Maung Htwe mendapatkan perawatan medis intensif di sebuah kompleks rumah sakit di Sagaing, Myanmar. Dia terlihat terbaring lemas karena mengalami dehidrasi berat.

Sementara, jumlah korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Myanmar pada Jumat (28/3) lalu mencapai lebih dari 3.000 orang. Data ini berdasarkan pernyataan Kedutaan Besar Myanmar di Jepang.

Kedutaan Besar Myanmar melaporkan lewat laman Facebook-nya, Rabu (2/4), korban tewas telah mencapai 3.003 orang.

Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Pria Myanmar diselamatkan hidup-hidup setelah 5 hari tertimbun reruntuhan hotel akibat gempa
Korban selamat Tin Maung Htwe menerima perawatan di sebuah kompleks ruma sakit setelah berhasil diselamatkan dari reruntuhan hotel di Sagaing, Myanmar, pada 3 April 2025. Tin Maung Htwe berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup setelah lima hari terkubur puing-puing hotel yang runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,7 pada 28 Maret lalu. ©Sai Aung Main/AFP
Rekomendasi