Mesir akan menaikkan upah minimum untuk pekerja di sektor swasta menjadi 3000 pound Mesir atau sekitar Rp1,4 juta.
Upah minimum sebelumnya berada di nominal 300 pound Mesir atau sekitar Rp145.000.
Keputusan ini disampaikan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi pada Selasa (20/6).
Keputusan itu muncul setelah Presiden Mesir, Abdul Fattah Al-Sisi, pekan lalu mengesampingkan devaluasi mata uang lebih lanjut dalam waktu dekat, menyusul tiga devaluasi tajam, yang memotong nilai pound sekitar 50 persen terhadap dolar, sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
Dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (22/6), inflasi perkotaan tahunan meningkat menjadi 32,7 persen di bulan Mei, sedikit di bawah rekor tertinggi sepanjang masa, sementara inflasi inti tahunan naik menjadi 40,3 persen di bulan yang sama.
Nilai tukar resmi tetap pada sekitar 30,90 pound terhadap dolar selama lebih dari tiga bulan, sementara di pasar gelap telah melemah menjadi sekitar 39 pound terhadap dolar.
Pada April, pemerintah menaikkan upah bulanan minimum pegawai negeri menjadi 3.500 pound atau sekitar Rp1,6 juta.
Perang Ukraina memicu eksodus investor asing dari pasar keuangan Mesir dan kekurangan mata uang asing yang parah.
Reporter magang: Yobel Nathania