Kuba Batalkan Parade Hari Buruh karena Krisis BBM Akut

Parade tradisional dalam rangka Hari Buruh di Kuba dilaksanakan setiap tahunnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kuba Batalkan Parade Hari Buruh karena Krisis BBM Akut
Taksi di Havana, Kuba, antre BBM di pom bensin selama berhari-hari. ©Reuters

Pemerintah Kuba telah membatalkan parade Hari Buruh pada Senin (1/0) karena kelangkaan BBM parah di negara tersebut.

Parade tradisional dalam rangka Hari Buruh di Kuba dilaksanakan setiap tahunnya.

Ratusan ribu orang didatangkan dari seberang pulau untuk melaksanakan parade ini. Mereka ditempatkan di Lapangan Revolusi Havana.

Namun, akibat adanya kekurangan bahan bakar, Festival Hari Buruh Kuba tahun ini harus dibatalkan, seperti dilansir BBC.

Sebelum tahun ini, acara tersebut hanya pernah dibatalkan pada tahun 2020 dan 2021, karena pandemi Covid.

Kuba diketahui memiliki akses yang rendah terhadap minyak mentah. Antrian panjang beberapa minggu ini terjadi di SPBU Kuba.

Menurut pernyataan Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel, Kuba hanya menerima dua pertiga dari kebutuhan bahan bakar. Ia juga menambahkan bahwa pemasok gagal memenuhi kewajiban kontrak.

Venezuela, penyedia bahan bakar terbesar di kuba, juga mengalami penurunan 50 persen dalam beberapa tahun terakhir untuk ekspor minyak mentah berkualitas tinggi.

Minyak yang langka juga menambah tekanan masyarakat Kuba. Harga satu liter minyak goreng menjadi seharga 30 USD atau sekitar 439,8 ribu rupiah.

Sedangkan menurut surat kabar Spanyol El Pais, gaji bulanan rata-rata masyarakat Kuba adalah 150-200 USD atau 2,1 hingga 2,9 juta Rupiah.

Otoritas Kuba secara tradisional memobilisasi sumber daya yang sangat besar untuk memastikan keberhasilan parade May Day, mengangkut pekerja secara massal ke Havana.

Acara parade diharapkan tetap berjalan, dengan orang-orang berbaris dengan berjalan kaki.

Reporter magang: Yobel Nathania

Rekomendasi