Polisi Selandia Baru sedang menyelidiki sebelah sepatu berisi kaki manusia. Sepatu tersebut ditemukan terdampar di pantai Petone, Wellington.
Menurut Detektif Senior Sersan Steve Williamson, sepatu itu ditemukan oleh seorang warga pada Sabtu lalu.
"Polisi telah menyelesaikan pencarian di darat dan laut di sekitar area sepatu ditemukan," jelas Williamson, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (29/3).
Williamson menambahkan, penyelidikan pihaknya belum mengarah ke kasus pembunuhan, saat ini masih melakukan penyelidikan awal dan mengumpulkan fakta.
Sejumlah warga mengaku kaget dengan temuan sepotong kaki misterius itu.
"Kami mengajak anak-anak kami ke sini," kata seorang warga, Julie kepada Radio New Zealand saat ditemui di pantai Petone.
"Anda tidak yakin apakah Anda akan menemukan (kaki) yang satu lagi."
Advertisement
Sejak 2007, belasan potongan kaki misterius juga ditemukan terdampar di pantai di Provinsi British Columbia, Kanada, dan negara bagian Washington, Amerika Serikat. Sebagian besar potongan kaki itu ditemukan memakai sneaker.
Dokter bedah Badan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), Karan Raj menjelaskan fenomema tersebut dalam sebuah video viral di TikTok pada 2021.
Menurutnya kaki tersebut terdampar setelah ikan pemulung di dasar laut memakan mayat manusia. Ketika mayat manusia jatuh ke dasar laut, ikan akan dengan mudah menemukannya. Ikan pemulung ini lebih suka memangsa bagian tubuh yang lebih lembut.
Ketika ikan ini mengunyah jaringan dan ligamen di sekitar pergelangan kaki mayat manusia, kaki tersebut bisa terlepas dengan mudah dan kemudian mengapung ke permukaan berkat sepatu yang melekat di kaki tersebut.