Pesan Terselubung di Balik Viralnya Video Kehidupan Sehari-hari Warga Korea Utara

Sebuah akun TikTok yang menayangkan video soal kehidupan di Korea Utara menarik 60.000 pelanggan atau pengikut hanya dalam beberapa hari.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Pesan Terselubung di Balik Viralnya Video Kehidupan Sehari-hari Warga Korea Utara
Kehidupan di Korea Utara. ©Screenshot/TikTok - northkoreanlife

Sebuah akun TikTok yang menayangkan video soal kehidupan di Korea Utara menarik 60.000 pelanggan atau pengikut hanya dalam beberapa hari.

Karena negara ini terkenal dengan sensor ketat dan akses internet yang dikontrol ketat, orang menjadi penasaran seperti apa kehidupan warga di negara tersebut.

Akun @Northkoreanlife mulai mengunggah konten pada Jumat lalu. Video pertama yang diunggah adalah orang-orang yang lalu lalang di stasiun kereta api yang sibuk di ibu kota Pyongyang.

Sejak saat itu, akun itu telah mengunggah 14 video, termasuk para siswa yang sedang menari dan video pemilik akun yang sedang jalan-jalan pagi yang telah ditonton 10 juta kali, dikutip dari laman The Insider, Rabu (15/2).

Kendati belum jelas video-video ini diambil di Korea Utara atau apakah pemilik akun ini merupakan warga negara tersebut, akun itu tampilannya seperti promosi pariwisata.

Dalam sebuah video berdurasi 15 detik, kreator video sedang jalan-jalan pada malam hari dan tertulis keterangan "Pyongyang punya kehidupan malam terbaik". Dalam keterangan video lainnya di mana orang-orang sedang menonton film yang ditayangkan di sebuah billboard, si kreator menulis: "Korea Utara di masa depan!"

Insider telah mencoba menghubungi pemilik akun tersebut.

Dalam salah satu video, kreator tersebut tampaknya berusaha membantah desas desus yang mengatakan tidak ada mobil di Korea Utara, dengan menunjukkan sejumlah kendaraan yang lalu lalang. Kreator itu juga menulis keterangan "Korea Utara yang tidak ditampilkan media barat" saat mengunggah video pemandangan indah pegunungan.

Sampai Senin, akun itu telah menarik lebih dari 60.000 pengikut dan semakin naik hanya dalam hitungan jam.

Propaganda pemerintah?

Netizen yang berkomentar di video itu tampak kaget dan heran mengapa seseorang bisa bebas merekam video di negara yang dipimpin Kim Jong-un itu.

Selain pejabat tinggi pemerintah, warga negara Korea Utara tidak memiliki akses internet glonal. Mereka hanya bisa menggunakan jaringan internet yang disebut Kwangmyong, di mana situs-situs yang bisa diakses telah dikurasi. Komputer juga hampir terlarang.

Beberapa pengguna TikTok berspekulasi akun @Northkoreanlife itu sebenarnya dikelola pemerintah.

Pekan lalu, para ahli memperingatkan upaya propaganda di beberapa saluran YouTube Korea Utara yang dibuat pada 2022. YouTuber Song A mendapatkan 21.000 subscriber atau pelanggan dalam sembilan bulan. Video-videonya menampilkan kehidupan di Pyongyang.

"Terhubung dengan dunia luar adalah hal mustahil bagi seorang warga," kata profesor studi Korea Utara Universitas Dongguk Korea Selatan, Ha Seung-hee, dikutip dari CNN, Rabu (15/2).

Peneliti di Database Centre for North Korean Human Rights, Park Seong-cheol mengatakan, representasi yang ditampilkan YouTuber seperti Song A dalam video-videonya tidak 100 persen salah, tapi video-video itu sangat menyesatkan, dan tidak merepresentasikan kehidupan normal di Korea Utara.

Ada laporan yang menyorot elit-elit kaya Korea Utara seperti pejabat tinggi pemerintah dan keluarganya, memiliki akses barang mewah seperti AC, sepeda motor, dan kopi. Park mengatakan, apa yang ditampilkan dalam video itu memang ada tapi tidak bisa diakses sebagian besar warga dan hanya tersedia untuk "orang tertentu dalam kelas tertentu."

"Korea Utara berusaha untuk menekankan bahwa Pyongyang adalah 'kota biasa'," kata Park, menambahkan bahwa para pemimpinnya "sangat tertarik dengan bagaimana dunia luar memandang mereka."

Ha Seung-hee mengatakan Korea Utara berusaha menggambarkan dirinya sebagai “negara yang aman” untuk mendorong pariwisata yang lebih besar bagi ekonominya yang terpukul karena pandemi Covid-19.

Setelah pandemi dimulai, "ada pembicaraan (di Korea Utara) tentang membuang bentuk propaganda sebelumnya dan menerapkan bentuk baru," kata Ha.

"Setelah Kim Jong-un memerintahkan (otoritas) untuk lebih kreatif dalam propaganda mereka, video vlog di YouTube mulai bermunculan."

Sebuah artikel tahun 2019 di surat kabar milik negara Korea Utara, Rodong Sinmun, mengutip Kim, menyatakan bahwa saluran propaganda dan berita negara itu harus "dengan berani membuang kerangka penulisan dan penyuntingan lama dengan konvensi yang sudah mapan dan metode konvensional."

Video kehidupan di Korea Utara:

@northkoreanlife Good morning 😊 #foryou #fyp #foryoupage #xyzbca #korea #viral #morning ♬ original sound - Life In North Korea ❤️🇰🇵
Rekomendasi