WHO Peringatkan Munculnya Varian Baru Covid yang Paling Mudah Menular, Ini Gejalanya

WHO memperingatkan, subvarian Omicron baru yang disebut XBB.1.5 merupakan varian yang paling menular sampai saat ini.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
WHO Peringatkan Munculnya Varian Baru Covid yang Paling Mudah Menular, Ini Gejalanya
Ilustrasi virus Omicron. ©2021 Merdeka.com

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, subvarian Omicron baru yang disebut XBB.1.5 merupakan varian yang paling menular sampai saat ini.

Sebanyak 75 persen kasus Covid baru di kawasan Northeast, Amerika Serikat (AS) dipicu subvarian XBB.1.5. Namun menurut para ahli, masih perlu diteliti seberapa besar varian ini berkontribusi dalam meningkatnya angka rawat inap saat ini.

"Kita tidak mengetahui sepenuhnya apa yang dilakukan varian ini pada populasi, khususnya karena setiap varian baru muncul itu tidak terjadi di satu klaster, jadi sangat sulit untuk untuk memisahkan apa yang mungkin mendorong, misalnya, peningkatan rawat inap," jelas Dr John Brownstein dari Rumah Sakit Anak Boston, dikutip dari laman ABC News, Senin (9/1).

Sangat sedikit yang diketahui terkait subvarian baru ini, tapi beberapa penelitian awal mengindikasikan varian ini mungkin lebih kebal imun dan lebih menular dari varian Omicron sebelumnya.

"Kami khawatir dengan melesatnya pertumbuhan (XBB.1.5) di Eropa dan Northeast AS," ujar pimpinan teknis Covid WHO, Maria Van Kerkhove dalam konferensi pers pada Rabu lalu.

Maria menambahkan, XBB.1.5 dengan cepat menggantikan varian lain di kawasan tersebut.

Para ilmuwan masih belum mengetahui apakah subvarian ini menyebabkan penyakit parah atau Covid panjang.

Para peneliti juga masih mengamati seberapa ampuh vaksin mencegah varian baru ini. Namun menurut para peneliti, vaksin booster menjadi salah satu cara paling ampuh untuk melindungi diri sendiri.

Rekomendasi