Gas Kuning Beracun Meledak di Pelabuhan Yordania, 13 Orang Tewas dan 250 Luka

Sebanyak 13 orang tewas dan 250 lainnya terluka setelah ledakan gas di Pelabuhan Aqaba, Yordania.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Gas Kuning Beracun Meledak di Pelabuhan Yordania, 13 Orang Tewas dan 250 Luka
Ledakan gas di Pelabuhan Yordania. ©AFP via Getty Images

Sebanyak 13 orang tewas dan 250 lainnya terluka setelah ledakan gas di Pelabuhan Aqaba, Yordania. Televisi nasional melaporkan, insiden itu terjadi setelah derek yang mengangkut tank klorin ke sebuah kapal menjatuhkan salah satu muatannya, menyebabkan ledakan gas kuning beracun.

Video yang dibagikan akun Twitter Jordan TV menunjukkan detik-detik tank tersebut jatuh dan meledak di dek kapal, menyebabkan para pekerja berhamburan untuk menyelamatkan diri dari kepulan gas beracun tersebut. Sebanyak 250 orang dirawat di rumah sakit.

Klorin digunakan sebagai disinfektan dan zat penyaring air, tapi jika terhirup, gas tersebut berubah menjadi asam hidroklorik yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Direktorat Keamanan Publik mengatakan, pihak berwenang telah menutup TKP setelah mengevakuasi korban luka dan mengirim tim spesialis untuk mengatasi situasi.

Dirjen Komisi Maritim Yordania, Muhammad Salman mengatakan, lalu lintas kelautan di pelabuhan Aqaba tetap berlanjut.

"Kami meminta kapal-kapal yang dekat daerah ledakan tank untuk menjauh dari daerah tersebut secepatnya," jelasnya, dikutip dari laman The Independent, Selasa (28/6).

Pejabat kesehatan setempat, Dr Jamal Obeidat meminta warga tetap di dalam rumah dan menutup pintu serta jendela. Daerah permukiman terdekat dari TKP sejauh 25 kilometer.

Video detik-detik ledakan terjadi:

Rekomendasi