Rusia menyerang ibu kota Ukraina, Kiev pada Minggu (26/6) pagi. Serangan rudal ini menghantam satu blok apartemen dan dilakukan menjelang pertemuan para pemimpin G7 di Jerman.
Kepala Kepolisian Nasional Ukraina menyampaikan, satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan tersebut. Dilansir BBC, serangan tersebut menyebabkan gedung apartemen lantai sembilan tersebut terbakar dan sebagian lantai tujuh, delapan, dan sembilan roboh.
Sekitar 70 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke TKP, menggunakan 19 unit peralatan pemadaman api.
Garda Nasional Ukraina mengkaim sedikitnya 14 rudal ditembakkan ke Kiev.
Wali Kota Kiev, Vitali Klitchko mengatakan serangan ini merupakan upaya untuk mengintimidasi negaranya menjelang pertemuan G7 di mana Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dijadwalkan berpidato melalui jaringan video.
Moskow menyampaikan, pasukannya menyerang tiga pusat pelatihan militer di Ukraina utara dan barat, salah satunya di dekat perbatasan Polandia.
"Senjata presisi tinggi pasukan udara Rusia dan rudal Kalibr digunakan," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.