Sebuah serangan udara di wilayah utara Ethiopia, Tigray pada Senin menewaskan sedikitnya 17 orang, sebagian besar perempuan, dan melukai puluhan lainnya di daerah Mai Tsebri. Hal ini disampaikan dua pekerja lembaga bantuan kepada Reuters, mengutip pemerintah daerah dan saksi mata.
Serangan tersebut terjadi pada hari Presiden AS Joe Biden dalam panggilan telepon mengungkapkan kekhawatirannya pada Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed terkait kematian warga sipil dan penderitaan yang disebabkan serangan udara.
Sedikitnya 56 orang tewas dan 30 terluka, termasuk beberapa anak-anak, dalam sebuah serangan pesawat tak berawak di sebuah kamp pengungsi di Tigray pada Jumat.
Sebuah laporan pemerintah lokal menyampaikan, perempuan di penggilingan tepung yang sebagian besar tewas pada serangan pesawat tak berawak Senin, seorang sumber yang melihat laporan tersebut mengatakan kepada The Associated Press. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang berbicara kepada wartawan.
Serangan pesawat tak berawak atau drone dilaporkan hampir setiap hari di Tigray, kata seorang pekerja kemanusiaan di daerah Shire kepada AP. Pekerja lembaga bantuan tersebut mmebagikan foto-foto jasad yang hangus terbakar dan mayat-mayat tergeletak di tanah.
Seorang juru bicara pemerintah Ethiopia dan militer tidak menanggapi permintaan komentar terkait serangan drone Senin.
Advertisement
Dikutip dari Al Jaazera, Rabu (12/1), dalam obrolan teleponnya dengan PM Abiy Ahmed, Biden mengungkapkan perhatiannya terkait penangkapan dan pembunuhan warga sipil dalam perang terhadap pasukan Tigray sembari memuji Abiy yang membebaskan beberapa tahanan politik.
Gedung Putih menyampaikan, Biden juga menyuarakan soal serangan udara yang terus berlanjut yang menyebabkan kematian warga sipil dan penderitaan warga. Kedua pemimpin itu juga membahas cara mempercepat dialog untuk negosiasi gencatan senjata dan desakan untuk memperbauju akases kemanusiaan di seluruh Ethiopia, dan perlunya mengatasi masalah HAM di seluruh wilayah Ethiopia.
Abiy di Twitter menyebut percakapan dengan Biden "tulus" dan keduanya sepakat "ada nilai-nilai besar dalam memperkuat kerjasama melalui keterlibatan konstruktif yang didasarkan pada rasa saling menghormati”.
Sementara itu, organisasi bantuan menghentikan operasi mereka di kawasan Tigray di mana serangan drone tersebut terjadi karena ancaman serangan drone masih terus berlangsung, menurut badan urusan bantuan PBB pada Minggu.
Sekjen PBB, Antonio Guterres dalam sebuah pernyataan pada Senin mengatakan PBB dan rekannya bekerja sama dengan pemerintah untuk segera memobilisasi bantuan kedaruratan ke kawasan kamp pengungsi di Tigray yang menjadi sasaran serangan udara lainnya pekan lalu yang menewaskan tiga pengungsi Eritrea.