Taliban Janji Perketat Pengamanan Masjid-Masjid Syiah Setelah Dua Kali Serangan Bom

Otoritas Taliban berjanji untuk meningkatkan keamanan di masjid-masjid Syiah setelah dua kali serangan bom yang dilakukan ISIS yang menargetkan masjid Syiah.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Taliban Janji Perketat Pengamanan Masjid-Masjid Syiah Setelah Dua Kali Serangan Bom
Serangan bom kembali hantam masjid di Afghanistan. ©Javed Tanveer/AFP

Otoritas Taliban berjanji untuk meningkatkan keamanan di masjid-masjid Syiah setelah dua kali serangan bom yang dilakukan ISIS yang menargetkan masjid Syiah. Dalam serangan terbaru pada Jumat, sebanyak 43 jemaah salat Jumat tewas di kota Kandahar, Afghanistan.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap masjid Bibi Fatima di Kandahar. Sekelompok pengebom bunuh diri meledakkan diri di antara para jamaah.

Seorang pejabat kesehatan mengatakan serangan itu menewaskan 43 orang dan 70 lainnya luka-luka.

“Beberapa dari yang terluka berada dalam kondisi kritis dan kami berusaha untuk memindahkan mereka ke Kabul," jelasnya, dikutip dari Al Arabiya, Minggu (17/10).

Pada Sabtu, warga menguburkan para korban di kuburan massal di kota Kandahar.

Kepala Kepolisian Kandahar mengatakan, unit akan ditugaskan untuk melindungi masjid-masjid Syiah yang selama ini dijaga oleh pasukan sukarelawan setempat dengan izin khusus untuk membawa senjata.

“Sayangnya mereka tidak dapat melindungi daerah ini dan di masa depan kami akan menugaskan penjaga keamanan khusus untuk melindungi masjid dan Madrasah,” jelasnya dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Twitter oleh juru bicara Taliban.

Serangan terhadap masjid Bibi Fatima, masjid Syiah terbesar di Kandahar, juga dikenal sebagai masjid Imam Bargah, terjadi seminggu setelah serangan serupa di sebuah masjid di kota utara Kunduz, yang menewaskan 80 orang.

Serangan terhadap masjid-masjid Syiah dan sasaran-sasaran yang terkait dengan etnis minoritas Hazara, yang merupakan kelompok Syiah terbesar di Afghanistan, merupakan insiden yang biasa terjadi di bawah pemerintahan sebelum Taliban yang didukung Barat.

Sejak Taliban mengambil alih Afghanistan, ISIS telah melakukan puluhan operasi, dari serangan skala kecil terhadap target Taliban hingga operasi skala besar seperti bom bunuh diri hari Jumat, yang menewaskan puluhan warga sipil.

Reporter Magang: Ramel Maulynda Rachma

Rekomendasi