Gerakan Black Lives Matter Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian 2021

Gerakan unjuk rasa BLM, kembali berkobar setelah seorang warga kulit hitam AS, George Floyd dibunuh polisi di Minneapolis pada Mei 2020. Unjuk rasa kemudian meluas ke seluruh AS dan ke sejumlah negara, menentang rasisme dan kebrutalan polisi.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Gerakan Black Lives Matter Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian 2021
Aksi protes kematian George Floyd di AS. ©2020 AFP/Sandy Huffaker/Getty Images

Gerakan Black Lives Matter (BLM) dinominasikan untuk Nobel Perdamaian 20201. Anggota Parlemen Norwegia, Petter Eide menominasikan gerakan global ini "karena perjuangannya melawan rasisme dan kekerasan bermotif rasial", yang ditulis dalam makalah resmi nominasi, yang diperoleh CNN.

"Seruan BLM untuk perubahan sistemik menyebar ke seluruh dunia, memaksa negara lain untuk berjuang dengan rasisme di dalam masyarakat mereka," jelasnya, dikutip dari CNN, Selasa (2/1).

Gerakan unjuk rasa BLM, kembali berkobar setelah seorang warga kulit hitam AS, George Floyd dibunuh polisi di Minneapolis pada Mei 2020. Unjuk rasa kemudian meluas ke seluruh AS dan ke sejumlah negara, menentang rasisme dan kebrutalan polisi.

Kelompok BLM mulai dengan kampanye tagar media sosial pada 2012 setelah penembakan Trayvon Martin di Florida. Kampanye ini mengubah pola pembicaraan masyarakat terhadap kebrutalan polisi dan kesenjangan.

Upaya global lawan kesenjangan

Eide, yang mewakuli partai Sosialis Kiri di parlemen sejak 2017, mengatakan kepada CNN dia melihat dalam BLM sebuah warisan gerakan hak-hal sipil di Amerika dan gerakan anti apartheid di Afrika Selatan.

"Komite Nobel Norwegia selalu menghargai ikatan yang kuat antara keadilan rasial dan perdamaian," jelasnya.

Pada 1964, Dr Martin Luther King Jr diberi penghargaan ini karena "perjuangan non-kekerasannya untuk hak-hak sipil populasi Afro-Amerika", menurut situs web Nobel.

Pada 1993, Nobel Perdamaian diberikan bersamaan kepada Nelson Mandela dan Frederik Willem de Klerk, berkaitan dengan gerakan anti apartheid Afrika Selatan dari tahun 1960-an sampai tahun 1990-an.

Eide, yang menjabat sebagai Sekjen Amnesty International Norwegia pada tahun 2000-an, mendapat banyak surel dan pesan menyusul pengumuman nominasinya tersebut.

"Orang-orang kirim pesan ke saya, katanya BLM itu organisasi kekerasan," ujarnya.

"Saya mengecam semua jenis kekerasan. Namun, pendapat-pendapat ini sama ketika Martin Luther King mendapatkan penghargaan ini pada 1964, atau ketika Mandela menerimanya pada 1993."

"Itu bukan argumen yang kuat," imbuhnya.

"Jika beberapa elemen gerakan tersebut mungkin ada yang keras, itu bukan alasan untuk menyalahkan seluruh gerakan."

Menurut laporan 2020 dari Lokasi Konflik Bersenjata dan Proyeksj Data Kejadian menunjukkan sekitar 93 persen unjuk rasa keadilan rasial di AS sejak kematian George Floyd berlangsung damai dan tanpa merusak.

"Kami mengadakan gerakan sosial terbesar dalam sejarah global. Hari ini, kami telah dinominasikan untuk Penghargaan Nobel Perdamaian. Orang-orang menyadari seruan global kami: untuk keadilan rasial dan diakhirinya ketidakadilan ekonomi, rasisme lingkungan, dan supremasi kulit putih," jelas gerakan BLM di Twitter.

Politikus nasional dari negara mana pun dapat mengajukan nominasi untuk Nobel Perdamaian. Mereka hanya diperbolehkan menulis 2.000 kata untuk menjelaskan usulan mereka.

Batas waktu penyerahan usulan nominasi Nobel Perdamaian 2021 pada 1 Februari. Pemenangnya akan dipilih pada Oktober, dengan upacara penghargaan dijadwalkan 10 Desember.

Rekomendasi