50 Negara Bagian AS Sahkan Hasil Pemilu, Joe Biden Raih 306 Electoral College

Setiap negara bagian memiliki proses berbeda dalam mengesahkan hasil pemilu, dan beberapa negara bagian mengesahkan daftar pemilih secara terpisah dari hasil pemilihan negara bagian dan lokal.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
50 Negara Bagian AS Sahkan Hasil Pemilu, Joe Biden Raih 306 Electoral College
Pilpres AS 2020. ©2020 REUTERS/Bing Guan

Seluruh negara bagian di AS yang jumlahnya 50 dan District of Columbia atau DC telah mengesahkan hasil pemilu, menurut penghitungan CNN, seiring proses Electoral College bergerak maju dengan pertemuan para pemilih (electorer) pada Senin.

Virginia Barat menjadi negara bagian terakhir yang mengesahkan hasil pilpres pada Rabu, secara resmi menyatakan Presiden Donald Trump berhak atas lima suara.

Presiden terpilih Joe Biden diproyeksikan akan memenangkan 306 suara elektoral, dan Trump diproyeksikan akan memenangkan 232. Diperlukan 270 suara elektoral dari 538 suara yang tersedia untuk melangkah ke Gedung Putih.

Dikutip dari CNN, Kamis (10/12), pengesahan ini dilaksanakan saat Trump melontarkan klaim tanpa bukti bahwa pilpres dicurangi dan meragukan hasilnya. Puluhan gugatan menolak hasil pilpres ditolak di tingkat negara bagian dan federal di seluruh AS sejak pemilu berlangsung pada November.

Setiap negara bagian memiliki proses berbeda dalam mengesahkan hasil pemilu, dan beberapa negara bagian mengesahkan daftar pemilih secara terpisah dari hasil pemilihan negara bagian dan lokal.

Langkah besar berikutnya dalam proses Electoral College adalah pertemuan para pemilih (electorer), yang diwajibkan oleh undang-undang untuk sidang pada Senin pertama setelah Rabu kedua di bulan Desember, yang tahun ini jatuh pada tanggal 14 Desember. Suara pemilih kemudian dikirim ke lembaga resmi dan dihitung dalam sidang gabungan Kongres pada 6 Januari.

Beberapa negara bagian memiliki undang-undang yang bertujuan mengikat pemilih dengan kandidat yang menang dan dalam beberapa kasus menetapkan apa yang disebut "pemilih yang tidak setia" dapat dikenakan hukuman atau diganti oleh pemilih lain.

Musim panas ini, Mahkamah Agung memutuskan UU yang menghukum anggota Electoral College karena melanggar janji untuk memilih pemenang suara populer negara bagian adalah konstitusional.

Rekomendasi