Presiden Amerika Serikat Donald Trump muncul pertama kali di hadapan publik pada Sabtu sore, setelah pekan lalu dinyatakan tertular virus corona dan dirawat di rumah sakit militer Walter Reed. Trump berpidato dari atas balkon saat para pendukungnya berkumpul di area Gedung Putih.
Ini adalah kemunculan Trump pertama kali di depan umum setelah kembali dari rumah sakit pada Senin.
"Saya merasa sangat baik," kata Trump dari atas balkon kepada ratusan pendukungnya, dikutip dari France 24, Minggu (11/10).
"Saya ingin kalian tahu negara kita akan mengalahkan virus China yang mengerikan ini," lanjutnya.
Banyak dari para pendukung Trump yang hadir ke Gedung Putih ini memakai masker, namun tak begitu memperhatikan aturan jaga jarak sosial dalam acara di luar ruangan ini.
"Ia (virus) akan hilang, ia menghilang," ujar Trump.
Virus corona telah menewaskan lebih dari 210.000 warga Amerika dan bisa menjadi penghalang Trump bisa memenangkan kembali pemilihan presiden pada 3 November mendatang.
Capres dari Partai Republik ini akan berkunjung ke Florida tengah pada Senin, negara bagian yang menjadi harapannya untuk mendulang suara.
Dia akan memulai kampanye umum pertamanya sejak dia didiagnosis tertular virus corona di bandara kota Sanford. Kampanye belum diketahui apakah akan digelar di hanggar dengan pintu terbuka seperti kampanye empat tahun lalu atau dilaksanakan di luar ruangan.
Debat capres kedua yang dijadwalkan pada 15 Oktober telah resmi dibatalkan. Trump menolak ikut debat kedua dengan Biden setelah Komisi Debat Presiden memutuskan untuk melaksanakan debat virtual setelah Trump terinfeksi virus corona.
Debat terakhir pada 22 Oktober masih sesuai rencana.
Advertisement
Kampanye Jalan Terus
Muncul pertanyaan apakah Trump masih berisiko menularkan virus setelah dia mengumumkan dirinya dan ibu negara Melania Trump dites positif virus corona pada 2 Oktober dan dirawat selama tiga malam di rumah sakit Walter Reed.
Saat muncul di Fox News pada Jumat malam, Trump mengatakan telah dites lagi tapi tak mengungkapkan hasilnya. Dia juga mengaku berhenti meminum obat untuk melawan virus.
"Saya merasa sangat kuat," ujarnya.
Penyakit itu membuatnya tidak bisa mengadakan kampanye terbuka dan menghadiri penggalangan dana.
Para peserta kampanye terbuka Florida akan diperiksa suhu tubuhnya, wajib memakai masker dan diberikan akses untuk cairan pembersih tangan, kata tim kampanye.
Biden mengkritik tajam keputusan Trump untuk melanjutkan kampanye.
"Semoga beruntung. Saya tidak akan muncul kecuali Anda memiliki masker dan dapat menjaga jarak," katanya kepada wartawan di Paradise, Nevada.
Trump dan pemerintahannya telah menghadapi kritik atas penanganan pandemi, serta pendekatan yang lalai untuk mengenakan masker dan menjaga jarak sosial di Gedung Putih dan - dalam beberapa hari terakhir - pesan membingungkan tentang seberapa parah penyakit presiden.
Setidaknya 11 orang yang menghadiri acara Gedung Putih pada 26 September di mana Trump mengumumkan pencalonan Amy Coney Barrett sebagai hakim Mahkamah Agung telah dinyatakan positif Covid-19.
Dr Anthony Fauci, anggota satuan tugas virus corona Gedung Putih, pada Jumat menyebutnya sebagai "penyebar super" virus.
"Itu dalam situasi di mana orang-orang berkerumun, tidak memakai masker. Jadi datanya berbicara sendiri," kata Fauci kepada Radio CBS.