Amerika Beri Medali Penghargaan untuk Tentara Gegar Otak Saat Diserang Iran

Sekitar 110 anggota pasukan AS didiagnosis gegar otak setelah rudal balisitik Iran menghantam Pangkalan Udara Al Asad di Irak pada 8 Januari. Awalnya, para komandan dan Presiden AS, Donald Trump mengklaim tak ada korban terluka dalam serangan tersebut.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Amerika Beri Medali Penghargaan untuk Tentara Gegar Otak Saat Diserang Iran
Tentara AS dikirim ke wilayah konflik. ©2016 Merdeka.com

Enam pasukan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) yang terluka dalam serangan rudal Iran yang menghantam pangkalan tentara di Irak pada Januari lalu diberikan penghargaan Purple Hearts. Sementara itu 23 pasukan lainnya juga akan menerima penghargaan yang sama pekan ini. Demikian disampaikan Komando Pusat AS pada Senin.

Kapten Angkatan Laut, Bill Urban mengatakan, penghargaan telah disetujui Letjend Pat White, komandan tinggi AS di Irak, menyusul sebuah kajian. Demikian dilansir dari Times of Israel, Selasa (5/5).

Sekitar 110 anggota pasukan AS didiagnosis gegar otak setelah rudal balisitik Iran menghantam Pangkalan Udara Al Asad di Irak pada 8 Januari. Awalnya, para komandan dan Presiden AS, Donald Trump mengklaim tak ada korban terluka dalam serangan tersebut.

Tapi setelah beberapa hari, sejumlah pasukan mulai merasakan gejala dan militer mulai melakukan evakuasi sejumlah anggotanya dari Irak.

Trump menuai kritikan setelah mengatakan gegar yang dialami pasukannya tak terlalu serius dan menyebutnya hanya "sakit kepala dan sejenisnya."

Gegar otak atau TBI (traumatic brain injury), menjadi perhatian serius militer dalam beberapa tahun terakhir, ketika semakin banyak tentara dalam perang Irak dan Afghanistan mulai menderita luka di kepala akibat bom dan ledakan lainnya.

Ilmu kedokteran meningkatkan pemahamannya tentang penyebab dan efek TBI pada fungsi otak. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai tingkat gangguan berpikir, ingatan, penglihatan, pendengaran, dan fungsi lainnya. Tingkat keparahan dan durasi cedera dapat sangat bervariasi.

Menurut Bill Urban, enam penghargaan Purple Hearts pertama akan diberikan kepada tentara di Irak dan Kuwait. Tentara lainnya bertugas di AS dan akan menerima penghargaan ini dalam beberapa hari ke depan.

Dia mengatakan, 80 pasukan dipertimbangkan mendapatkan penghargaan tersebut, dan setiap paket rekomendasi yang diajukan oleh pimpinan unit dievaluasi oleh dewan peninjau berdasarkan peraturan Angkatan Darat dan Angkatan Udara.

Urban mengatakan, diagnosis TBI tidak secara otomatis memenuhi syarat anggota layanan untuk mendapatkan Purple Heart.

Rekomendasi