Istri Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau dinyatakan positif tertular virus corona pada Kamis. Hal ini dikonfirmasi Kantor PM Kanada.
Sophie Grégoire Trudeau (44) baru kembali dari Inggris dengan gejala flu, seperti disampaikan Justin Trudeau melalui Twitter.
"Saya punya beberapa informasi untuk dibagi hari ini. Sophie baru saja kembali dari sebuah acara diskusi di Inggris, dan tadi malam dia mengalami gejala flu ringan. Dia merasa lebih baik, tapi menyusul saran dari dokter kami, dia mengisolasi diri karena kami menunggu hasil tes COVID-19," jelasnya melalui Twitter pada Jumat (13/3).
Sementara itu, pernyataan dari Kantor PM menyatakan Sophie Trudeau merasa sehat dan gejalanya ringan, seperti dikutip dari New York Daily News.
Justin Trudeau akan mengisolasi diri dan bekerja melalui rumah selama 14 hari. Trudeau sendiri tak menunjukkan gejala tertular virus corona.
Pernyataan itu menambahkan, Trudeau belum akan menjalani tes karena tidak menunjukkan gejala apapun. Dokter juga mengatakan orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan Trudeau baru-baru ini tak berisiko terpapar virus corona.
Trudeau dijadwalkan bertemu empat mata dengan beberapa pemimpin dunia pada Kamis, tapi agenda itu ditunda.
"Sementara itu, kami akan berbicara melalui telepon terkait bagaimana kami bisa memitigasi penyebaran dan dampak COVID-19 dan menjaga penduduk Kanada tetap aman," jelasnya.
Jumlah kasus virus corona yang telah terkonfirmasi di Kanada lebih dari 100 dan satu kematian. Salah satu pasien terakhir yang dinyatakan positif adalah bayi laki-laki yang pernah memiliki kontak dengan orang yang terinfeksi di rumah sakit Toronto, menurut The Toronto Star.
Advertisement
Sophie Trudeau menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kanada yang telah memberikan dukungan dan semangat untuknya setelah dinyatakan positif tertular virus corona.
"Pertama saya ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada kalian semua yang menanyakan keadaan saya," jelasnya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman New York Post, Jumat (13/3).
"Walaupun saya mengalami gejala yang tidak mengenakkan dari virus ini, saya akan segera bangkit kembali. Dikarantina di rumah tak sebanding dengan keluarga-keluarga Kanada lainnya yang sedang melalui hal ini dan bagi mereka yang tengah menghadapi masalah kesehatan serius."