Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel di Libanon Selatan

Rekaman dari Desa Nabatieh disebar di media sosial menunjukkan rudal ditembakkan ke udara. Sebuah ledakan juga terdengar di wilayah tersebut, kata penduduk setempat kepada media.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel di Libanon Selatan
drone israel. ©2018 REUTERS/Amir Cohen

Kelompok Hizbullah menembakkan sebuah rudal anti-misil ke sebuah pesawat tanpa awak Israel yang terbang di atas Libanon selatan pada Kamis (31/10), kata para pejabat di kedua negara. Pasukan pertahanan Israel menyangkal klaim kelompok yang dibekingi Iran bahwa pesawat jatuh pesawat Israel di Desa Nabatieh, Libanon.

"Beberapa saat yang lalu, tembakan anti-pesawat terdeteksi dari wilayah Libanon pada pesawat udara tak berawak IDF (militer Israel). Tak ada kerusakan pesawat," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir dari laman Times of Israel, Jumat (1/11).

Hizbullah kemudian membenarkan menembak pesawat tersebut. "Pukul 14.00. Kamis sore, pejuang perlawanan Islam berhadapan dengan drone musuh di langit selatan Libanon dengan senjata yang sesuai dan memaksanya untuk meninggalkan (kawasan itu)," jelasnya dalam pernyataan singkat.

Rekaman dari Desa Nabatieh disebar di media sosial menunjukkan rudal ditembakkan ke udara. Sebuah ledakan juga terdengar di wilayah tersebut, kata penduduk setempat kepada media.

Penembakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, dan di tengah situasi politik yang memburuk dengan cepat di Libanon. Dua pekan unjuk rasa tanpa henti telah melumpuhkan negara itu.

Awal bulan ini, sebuah pesawat drone kecil IDF ditembak jatuh di Lebanon selatan. Pasukan Pertahanan Israel mengatakan pesawat itu melakukan operasi rutin untuk mengamankan perbatasan ketika jatuh di wilayah Lebanon.

Sebuah video dari Lebanon yang dibagikan di media sosial menunjukkan pesawat tanpa awak melayang di udara diikuti oleh rentetan senjata. Foto-foto yang tampaknya diambil tak lama kemudian menunjukkan seorang pria Libanon memegang pesawat tanpa awak (drone), model yang dapat dilipat yang dikenal sebagai Mavic, yang digunakan oleh pasukan Israel. Pesawat tanpa awak itu tampaknya kehilangan salah satu rotornya.

Bulan lalu, pesawat tanpa awak jenis yang sama jatuh di Lebanon selatan. Hizbullah juga mengklaim menembak jatuh pesawat tersebut.

Hizbullah berjanji mulai menembak jatuh pesawat Israel setelah serangan pesawat tanpa awak kepada Hizbullah di Beirut pada akhir Agustus. Merespons serangan Israel pada 1 September lalu, Hizbullah menembakkan tiga rudal anti tank ke wilayah Israel, hampir menghantam kendaraan militer dan berhasil menyerang pangkalan militer di dekat perbatasan. IDF mengatakan tidak ada korban jatuh.

Pimpinan Hizbullah, Hasan Nasrallah mengatakan kelompoknya akan membalas serangan Israel sampai ke dalam wilayahnya dan tak hanya menyasar wilayah perbatasan.

Rekomendasi