Tanggapan Oprah Winfrey saat diisukan akan maju menjadi capres 2020

Tanggapan Oprah Winfrey saat diisukan akan maju menjadi capres 2020. Ia menyadari background dirinya dari dunia hiburan tak akan mampu bila harus terjun ke dunia politik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tanggapan Oprah Winfrey saat diisukan akan maju menjadi capres 2020
Oprah. ©2018 kapanlagi.com

Amerika Serikat memang akan mengadakan pemilihan presiden kurang lebih dua tahun lagi. Namun isu pencalonan OprahPresiden AS mendatangtelah beredar. Selain Oprah, nama selebKanye West juga terbawa dalam rumor ini.

Sosok Oprah memang fenomenal dan inspirasional. Meski hingga kini ia tak memiliki afiliasi politik tertentu, namun sikap inspiratifnya dalam merespon hal-hal yang meresahkan. Salah satunya saat ia memberikan pidato tentang kebijakan Donald Trump di acara Golden Globes Awards pada Januari 2018 lalu.

"Dalam kondisi politik ini, semua kebohongan, dan segala hal menjijikkan. Aku tak merasa sanggup berada di antara semua ini. Aku tak akan bisa bertahan. Ini bukanlah sesuatu yang 'bersih', ini akan membunuhku," ungkap Oprah tentang isu dirinya akan menjadi presiden.

Menghadapi rumor ini, Oprah punya tanggapannya sendiri. Ia menyadari background dirinya dari dunia hiburan tak akan mampu bila harus terjun ke dunia politik.
Meski demikian, banyak sekali tokoh yang mendukung serta mendorong Oprah melakukan pencalonan diri. Bahkan para sahabatnya terus memotivasi Oprah untuk maju menggantikan Donald Trump.

Di dalam interview Oprah bersama British Vogue, ia mengaku mendukung isu pergerakan #MeToo dan Time's Up. Oprah akan selalu mendukung pergerakan melawan kekerasan seksual, pelecehan, dan ketidak adilan. Namun host top dunia ini belum memutuskan untuk terjun secara aktif ke dunia politik.

Membahas mengenai Amerika Serikat. Negara ini memang dikenal dengankecanggihan teknologinya yang patut untuk dipelajari dan diterapkan. Akhir- akhir iniWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah kembali ke Indonesia setelah kunjungannya ke Boston, Amerika Serikat. Tujuan dari kunjungannya ke Amerika ialah untuk mempelajari tentang kemajuan bangsa tersebut serta menerapkannya untuk membangun Ibu kota yang lebih maju.

Sumber: Kapanlagi.com

Rekomendasi