Mayoritas warga nilai AS mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah

Mayoritas warga nilai AS mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah. Survei terbaru dari Harvard CAPS/Harris yang dirilis secara ekslusif kepada the Hill kemarin mengungkapkan 69 persen rakyat Amerika menilai pemerintahan mereka mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah terutama di negara seperti Iran, Rusia, dan China.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Mayoritas warga nilai AS mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah
Trump. ©2018 Merdeka.com

Survei terbaru dari Harvard CAPS/Harris yang dirilis secara eksklusif kepada the Hill kemarin mengungkapkan sebanyak 69 persen rakyat Amerika menilai pemerintahan mereka mulai kehilangan pengaruh di Timur Tengah terutama di negara seperti Iran, Rusia, dan China.

Dikutip dari laman Press TV, Jumat (25/5), jajak pendapat itu juga mengungkapkan 54 persen responden mengatakan AS harusnya kembali merundingkan soal kesepakatan nuklir Iran ketimbang menarik diri.

Pada 8 Mei lalu Trump mengumumkan AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran yang sebelumnya sudah dicapai oleh Iran dan lima negara Dewan Keamanan PBB yakni AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China, plus Jerman.

Tak hanya itu Trump juga mengatakan dia akan kembali menerapkan sanksi nuklir kepada Iran dan sanksi ekonomi paling berat bagi Negeri Mullah.

Survei itu juga menyatakan mayoritas warga AS menganggap pemerintah mereka dan Israel bersalah dalam peristiwa pembantaian lebih dari 60 warga Palestina yang ditembaki tentara Israel dalam unjuk rasa di perbatasan Gaza ketika peringatan Hari Nakba (Bencana) dan bertepatan dengan pembukaan resmi kedutaan AS di Yerusalem.

Rekomendasi