Kisah miris pengungsi Rohingya jadi PSK demi bertahan hidup

Kisah miris pengungsi Rohingya jadi PSK demi bertahan hidup. Industri seks di kamp pengungsian Rohingya ada dan berkembang sejak Kutupalong pertama kali dibuka pada 1992. Aktivitas prostitusi ini sangat tertutup rapat sehingga tak banyak yang memercayainya.

Nanda Farikh Ibrahim
Kisah miris pengungsi Rohingya jadi PSK demi bertahan hidup
Pengungsi Rohingya, Rena (18) duduk di sebuah gubuk lumpur dengan pintu dan jendela tertutup rapat saat menceritakan kisahnya bekerja sebagai pelacur di kamp pengungsian Kutupalong, Bangladesh. Ketika dihadapkan dengan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan, bisnis prostitusi justru berkembang dan menjadi 'solusi' di tengah keputusasaan wanita Rohingya. ©Thomson Reuters Foundation/Stefanie Glinsk
Rekomendasi