ISIS beri Paddock gelar terhormat sebagai tentara khilafah

ISIS beri Paddock gelar terhormat sebagai tentara khilafah. ISIS dua hari lalu mengakui bertanggung jawab terhadap penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat. Pelaku penembakan Stephen Paddock juga diakui ISIS sebagai tentara mereka.

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
ISIS beri Paddock gelar terhormat sebagai tentara khilafah
stephen paddock. ©Independent

ISIS dua hari lalu mengakui bertanggung jawab terhadap penembakan yang terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat. Pelaku penembakan Stephen Paddock juga diakui ISIS sebagai tentara mereka. ISIS bahkan menyebut Paddock sebagai Abu Abd al-Bar al-Amriki, sebutan bahasa Arab untuk tentara mereka itu dan Paddock juga digelari 'kunya', sosok militan terpilih yang berhasil melancarkan serangan mematikan.Nama ini digunakan ISIS secara luas tanpa mesti ada hubungan dengan jaringan di Timur Tengah. Kunya juga digunakan sebagai nama perang untuk militan ISIS dan mereka yang berhubungan langsung dengan kelompok tersebut, seperti militan mereka yang melakukan serangan di Paris dan Brussels.Gelar terhormat bagi Paddock ini dirilis oleh divisi propaganda ISIS dan dirayakan
oleh kantor berita tidak resmi, Yayasan al-Battar, yang merilis sebuah video yang memuji pembalasan dendam di AS menggunakan cuplikan video dari laporan televisi lokal.Tetapi bahkan di kalangan pendukung ISIS, beberapa di antaranya tidak yakin dengan klaim ini. Dalam obrolan di aplikasi Telegram yang digunakan oleh para pendukung ISIS, seorang peneliti yang punya akses ke Telegram bernama Raphael Gluck, mengatakan ada seorang anggota yang meminta bukti."Pertanyaan yang terus saya tanyakan adalah bagaimana memastikan bahwa dia memang seorang tentara khilafah dan bukan aktor acak," tulis pria dengan nama Abdul Abdul."Saya berharap daulah (negara) memberi kita satu bukti untuk menepis semua tuduhan." Seorang pendukung ISIS lainnya menolak pertanyaannya Abdul, dan mendesaknya untuk mempercayai kaum muslim.

Rekomendasi