Pelaku teror jemaah tarawih London dikenal senang membantu muslim

Pelaku teror jemaah tarawih London dikenal senang membantu muslim. Otoritas keamanan London merilis nama pelaku teror yang menabrak jemaah Tarawih di sebuah masjid di London. Dia bernama Darren Osborne, 47 tahun.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Pelaku teror jemaah tarawih London dikenal senang membantu muslim
darren osborne. ©Channel News Asia

Otoritas keamanan London merilis nama pelaku teror yang menabrak jemaah Tarawih di sebuah masjid di London. Darren Osborne, pria 47 tahun, si pengemudi van ditangkap lantaran tindakan terornya kepada umat Muslim London yang tengah beribadah.Lima warga di lokasi kejadian mengaku mengenal Osborne. Pria kelahiran Singapura itu diidentifikasi sebagai tetangga mereka."Saya mengenalnya selama kurang lebih lima tahun, sejak saya pindah di sini, dan dia sudah tinggal di sini saat itu," tutur Saleem Naema (50), seperti dilansir dari Channel News Asia, Selasa (20/6).Naema menuturkan tidak percaya bapak empat anak itu melakukan tindakan teror. Pasalnya, Osborne selalu membantu dirinya yang kesusahan meski dia tahu Naema merupakan seorang muslim."Jika saya membutuhkan sesuatu, dia selalu membantu, saya yakin dia tahu agama saya dan tidak mungkin dia melakukan tindakan teror tersebut," imbuhnya.Sementara itu, tetangga lainnya Khadejih Sherizi menyebutkan sehari sebelum insiden teror, dia mendengar Osborne bernyanyi dengan anak-anaknya. "Saat melihat wajahnya, saya langsung tahu itu tetangga kami dan baru kemarin sore saya mendengar dia bernyanyi dengan anak-anaknya di dapur," ujarnya.Insiden penyerangan dengan menabrakkan kendaraan ke penduduk sipil kembali terjadi di Inggris. Kali ini, sebuah mobil van menghantam para pejalan kaki di Taman Finsbury, London, saat mereka baru saja selesai menunaikan salat tarawih."Polisi dipanggil ke lokasi pukul 00.20 sebab ada kendaraan yang menabrak para pejalan kaki. Ada sejumlah korban di tempat kejadian," ujar polisi setempat, seperti dilansir dari laman Al Jazeera.Akibat insiden tersebut, sembilan orang terluka dan seorang lainnya tewas. Saksi mata menyebutkan, ayah empat anak itu sempat berteriak seruan kebencian kepada umat Muslim sebelum menabrakan kendaraannya."Saya akan membunuh semua muslim," teriaknya sambil menabrakkan mobil ke arah kerumunan orang dekat masjid di Finsbury Park.

Rekomendasi