Aksi teror di Inggris yang tewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya mendapat kecaman dari seluruh dunia. Keluarga pelaku bahkan mengecam aksi teror yang dilakukan kerabat mereka.Polisi Inggris sendiri telah merilis nama ketiga pelaku penyerangan ini, mereka adalah Youssef Zaghba, Khuram Butt (27) dan Rachid Radouane (30).Dalam sebuah pernyataan, keluarga Khuram, pentolan aksi ini, mengaku sangat terkejut dengan apa yang dilakukan kerabat mereka."Sebagai keluarga, kami terkejut atas aksi yang dilakukan Khuram dan temannya. Kami mengutuk aksi mereka tersebut," tulis keluarga, seperti dikutip dari laman metro.co.uk, Kamis (8/6)."Kami kirimkan simpati dan doa untuk para korban dan keluarga. Saat ini kita membutuhkan lebih dari sekedar kerja sama untuk menghentikan aksi keji yang dilakukan orang tak berotak mengatasnamakan Islam," imbuh mereka.Khuram merupakan warga Inggris yang lahir di Pakistan. Dia sebelumnya pernah diselidiki dinas keamanan Inggris lantaran muncul dalam film dokumenter Channel 4 mengenai jihadis.Dalam rekaman dokumenter tersebut, terlihat dia tengah berdoa dengan bendera Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) di samping seorang ulama terkenal. Video ini direkam tahun lalu di taman London.Sementara itu, pelaku kedua yakni Rachid adalah pria 30 tahun keturunan Maroko dan Libya serta dikenal juga dengan nama Rachid Elkhdar yang memiliki identitas dengan dua tanggal lahir berbeda. Kedua pria itu tinggal di wilayah sama yakni di London bagian timur.Khuram dan kedua kaki tangannya menabrakkan van yang disewa ke arah para pejalan kaki. Usai menabrakkan kendaraan tersebut mereka menikam orang-orang yang berada di daerah sekitar Pasar Borough.Ketiganya ditembak mati polisi usai menerima telepon di saluran darurat 999.
Keluarga pelaku teror Jembatan London kecam aksi kerabatnya
Mereka menyatakan mendoakan para korban teror akibat perbuatan kerabatnya.
Rekomendasi