Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan teror di jembatan London, Inggris, Sabtu malam waktu setempat. Melalui kantor berita propaganda miliknya, Amaq, ISIS membenarkan bahwa anggotanya telah melakukan serangan yang menewaskan tujuh orang dan melukai 48 orang lainnya.Pernyataan ISIS dibuat malam tadi diungkapkan oleh Direktur Grup SITE Intelijen, Rita Katz."Terhangat: Lewat Amaq, ISIS klaim melakukan serangan di London yang dikerahkan jihadisnya," tulis Katz di akun media sosial Twitternya, seperti dilansir dari laman Rusia Today, Senin (5/6).Sebagai informasi, serangan di jembatan London bermula saat lima militan ISIS mengendarai sebuah mobil van putih dan menyasar para pejalan kaki di wilayah tersebut. Kemudian tiga jihadis turun dari mobil dan menikam sejumlah orang dengan senjata tajam.Polisi langsung menembak mati tiga pelaku di lokasi kejadian. Namun dua pelaku lain masih buron. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain beserta jaringannya.Sebelumnya, beredar sejumlah pesan di media obrolan daring Telegram bahwa kelompok militan itu akan melakukan serangkaian serangan selama bulan Ramadhan. Hal itu terbukti dengan beberapa serangan di berbagai negara yang sejauh ini telah memakan korban sebanyak 149 orang.Kelompok militan biasanya menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu untuk melancarkan serangan teror dan menjanjikan imbalan berlipat bagi para anggotanya.
ISIS klaim bertanggung jawab atas teror di jembatan London
ISIS klaim bertanggung jawab pada teror di jembatan London. Serangan di jembatan London bermula saat lima militan ISIS mengendarai sebuah mobil van putih dan menyasar para pejalan kaki di wilayah tersebut. Kemudian tiga jihadis turun dari mobil dan menikam sejumlah orang dengan senjata tajam.
Advertisement
Rekomendasi