Dua penyandera jemaat gereja di Prancis ditembak mati polisi

Motif pelaku belum diketahui. Jemaat gereja dikabarkan luka, namun tidak ada korban jiwa

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Dua penyandera jemaat gereja di Prancis ditembak mati polisi
Penyanderaan gereja di Prancis. ©2016 Merdeka.com/Twitter/Frederic Vielle

Dua pria penyandera sejumlah orang di sebuah gereja di Normandy, Prancis ditembak mati polisi. Perkembangan terbaru ini dilaporkan sejumlah media lokal Prancis.

Dengan sebilah pisau, kedua pria itu menyandera beberapa orang di Saint Etienne du Rouvray. Media lokal melaporkan ada sedikitnya enam orang yang disandera, termasuk pendeta dan biarawati.

"Satu orang sandera berhasil kabur dan membunyikan tanda bahaya," tulis media lokal, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (26/7).

Para sandera terdiri dari seorang pastor, dua biarawati dan dua pengunjung gereja. Meski demikian, beberapa orang dilaporkan terluka akiban insiden ini.

Petugas pemadam kebakaran, kepolisian, SWAT dan unit anti-teror bergegas ke lokasi dan sempat mengepung lokasi sekitar gereja selama satu jam. Operasi penyelamatan dinyatakan selesai setelah dua pelaku tewas.

Motif serangan ini masih didalami oleh kepolisian.Menteri Dalam Negeri Bernard Cazenevue dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Penyanderaan ini hanya berselang beberapa pekan dari insiden terorisme di Kota Nice, saat pria mengendarai truk menabrak kerumunan warga. Insiden di Nice itu menewaskan 84 orang.

Rekomendasi