Dua pesawat tanpa awak (drone) Amerika Serikat berhasil menewaskan 12 militan pada serangan di selatan Yaman Kamis malam. Seorang pentolan al Qaidah yang didaulat menjadi pemimpin ISIS di Yaman menjadi salah satunya korban tewas.Reuters melaporkan, Kamis (4/2), satu dari serangan drone tersebut membunuh enam orang yang tengah melakukan perjalanan di Kota Al Rawda Provinsi Shabwa, daerah di mana militan al Qaidah beroperasi. Satu serangan lainnya menumpas militan yang tengah berada di dalam mobil di pesisir Provinsi Abyan, enam orang termasuk Jalal Baleedi tewas bersama, seperti dikutip dari laman Huffington Post.Jalal Baleedi adalah seorang yang memegang peranan penting di negara konflik yang telah berlangsung selama sembilan bulan terakhir terkait perang sipil dan intervensi militer oleh negara-negara teluk Arab. Baleedi dipercaya telah berseberangan dengan Al Qaidah di Teluk Arab (AQAP) dan didaulat menjadi kepala ISIS di Yaman.AQAP digadang telah mengambil keuntungan dari perang militan Houthi dengan pasukan pendukung Presiden Mansour Hadi untuk menguasai wilayah dan operasi terbuka. AS terus menggempur militan melalui serangan udara. Berkoalisi bersama Saudi yang memimpin negara-negara teluk, mereka berusaha mengembalikan pemerintahan Presiden Mansour Hadi.
Serangan drone AS tewaskan pentolan ISIS di Yaman
Sebelumnya dia adalah petinggi Al Qaidah di Yaman.
Rekomendasi