Kembali mesra dengan RI, Australia buka Konjen Makassar tahun depan

Selain itu, Menlu Retno mengontak Julie Bishops soal bantuan tambahan memadamkan kebakaran hutan

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Kembali mesra dengan RI, Australia buka Konjen Makassar tahun depan
Menlu Retno temui Julie Bishop. ©2015 Merdeka.com

Pertemuan bilateral Indonesia-Austrlia yang dilakukan di sela-sela pertemuan tingkat menteri Indian Ocean Rim Association (IORA) di Padang kemarin menandai semakin normalnya hubungan kedua negara.

Selain mempersiapkan kunjungan menteri yang beruntun, termasuk kedatangan Perdana Menteri Malcolm Turnbull, pertemuan kemarin membahas mengenai rencana Australia membuka kantor konsul jendral di Makasar, Sulawesi Selatan. Kantor Konjen Australia ini rencananya mulai dibuka pada awal 2016.

"Kita juga membahas mengenai rencana Australia yang akan membuka Konjen di Makasar, prosesnya sudah jauh, dan mudah-mudahan awal tahun depan, Konsulat Jendral Australia di Makasar sudah dapat berfungsi," ucap Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi di Hotel Mercure, Padang, Jumat (23/10).

Alasan dibukanya Konjen Australia di Makasar semata-mata untuk memperat kerja sama kedua negara. Pembahasan berdirinya Konjen Australia di Makasar sendiri sudah pernah dibicarakan pada pertemuan tingkat menteri negara anggota ASEAN, di mana Australia menjadi mitra wicaranya, pada Agustus lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Saya berterima kasih kepada (Menlu) Retno untuk menandatangani surat pengesahan sehingga Australia bisa membukanya. Dan kami berencana membuka Konsulat kami pada semester pertama tahun depan," tutur Menlu Australia, Julie Bishop.

Kedua menlu wanita ini juga membicarakan kemungkinan pemberian bantuan untuk pemadaman asap di Indonesia. Negeri Kanguru sebelumnya sudah mengirim pesawat pembom air untuk memadamkan asap di Sumatra.

Rekomendasi