Pemerintah Iran mengatakan Arab Saudi harus bertanggung jawab atas insiden di Mina. Sebanyak 43 warga Iran tewas akibat kejadian saling injak saat lempar jumrah.
'Pemerintah Arab Saudi harus menerima tanggung jawab yang besar atas insiden ini," seperti dilaporkan media lokal, IRNA, yang dikutip France24, Jumat (25/9).
Dari media tersebut, diketahui pernyataan itu dikutip dari pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei mengatakan kasus ini terjadi lantaran salah urus yang dilakukan Arab Saudi.
Akibat insiden ini, Khamenei mengumumkan tiga hari berkabung.
Kepala organisasi haji Iran di Arab Saudi, Ohadi, mengatakan tragedi ini terjadi akibat keputusan yang diambil pemerintah Saudi. Pada saat pelaksanaan lempar jumrah berlangsung, dua dari lima jalur jemaah haji ditutup.
"Hal ini yang menyebabkan insiden tragis ini ditutup," kata dia di televisi lokal, kemarin.
Ohadi menyebutkan salah urus dan kurangnya perhatian serius terhadap jemaah haji harus menjadi perhatian utama dunia terhadap Arab Saudi.
Kemarin pagi waktu Mina, sejumlah jemaah haji hendak melakukan rangkaian ibadah lempar jumrah. Namun, setengah perjalanan mereka berdesak-desakan.
Akibatnya banyak jemaah haji yang terinjak-injak dan kehabisan napas. Sekitar 717 orang tewas, tiga di antaranya WNI, sementara lebih dari 800 orang luka-luka.