Belakangan ini Kantor Kedutaan Besar Indonesia maupun Konsulat Jendral Indonesia di luar negeri sering mendapat teror. Menyinggung hal tersebut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Natsir menjelaskan, setiap negara mempunyai tingkat proteksinya masing-masing, mulai dari KBRI maupun KJRI."Penjagaan keamanan kita sudah sesuai dengan standar negara setempat untuk perlindungan misi diplomatik. Pengamanan Indonesia di KBRI seluruh dunia mempunyai tingkat keamanannya sendiri-sendiri yang secara periodik ditinjau," ucap pria yang akrab disapa Tata di kantornya, Jakarta, Selasa (18/8)."Semua disesuaikan dengan levelnya jadi mereka sudah lebih tahu seberapa ketat pengamanan yang diberikan di sana," lanjutnya.Isu keamanan dan proteksi di KBRI dan KJRI mencuat seiring adanya kembali aksi vandalisme terhadap KJRI di Sydney, Australia. Sekelompok orang tak dikenal dua hari lalu menyebarkan cairan merah mirip darah secara sporadis ke bangunan gedung. Hingga kini pelaku masih dalam tahap investigasi dan nantinya akan ditindak lanjut menurut prosedur hukum yang berlaku seputar motif dan hal terkait lainnya.
Keamanan KBRI dan KJRI akan dievaluasi secara rutin
KJRi Sydney kembali mendapat teror dua hari lalu.
Rekomendasi