Putra Usamah Bin Ladin, Hamza Bin Ladin, kini dijuluki Pangeran Teror setelah dia menyebarkan pesan perlawanan dalam sebuah rekaman audio. Dalam rekaman itu dia menyebut perjuangan melawan Amerika Serikat dan negara Barat. Di juga menyebut London, Washington, Paris, dan Tel Aviv sebagai kota target serangan.Hamza Bin Ladin yang kini berusia 23 atau 24 tahun diduga kuat meneruskan perlawanan ayahnya yang terkenal pada peristiwa jatuhnya Menara kembar World Trade Center di New York, Amerika pada 11 September 2001.Direktur lembaga intelijen SITE Intelligence Group Rita Katz menuturkan putra Bin Ladin itu menyerukan perlawanan global dalam sebuah pesan audio."Hamza Bin Ladin meneruskan jihad ayahnya lewat Al Qaidah yang didirikan di Afganistan. Kepemimpinan Al Qaidah meminta dia menjadi pemimpin masa depan," kata Katz.Rekaman suara itu diyakini dibuat pada Juni tahun ini tapi baru dirilis belakangan.Para ahli intelijen mengklaim Usamah sudah melatih anaknya itu buat menggantikannya di masa akan datang.Dalam sebuah surat, ibu Hamza menyatakan putranya itu memohon untuk mengikuti jejak ayahnya.
Putra Usamah Bin Ladin serukan serangan kepada AS dan negara Barat
Dia menyerukan target serangan ke Kota London, Washington, Paris, dan Tel Aviv.
Rekomendasi