Hubungan bilateral Indonesia dan Australia yang sebelumnya sempat memanas akibat dua kasus menghebohkan, eksekusi terpidana mati 'Bali Nine' dan kasus suap kepada kapten serta 5 ABK sebesar ASD 5 ribu (Rp 66,5 juta) terkait 65 orang pencari suaka, kini memasuki babak baru.Hal ini diperlihatkan oleh menteri luar negeri kedua negara, yang pertama kali bertemu pada sela-sela perhelatan Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Rabu (5/8) malam waktu setempat.Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dengan kompak memberikan penjelasan bila keadaan bilateral antara dua negara ini baik-baik saja, terlepas dua kasus panas tersebut."Hubungan kami (Indonesia-Australia) selalu kuat, kami sudah menghadapi tantangan dari waktu ke waktu," ujar Bishop seperti dilansir dari Sydney Morning Herald.
Siasat Australia perbaiki hubungan dengan RI usai eksekusi Bali Nine
Australia akan membuka kantor konsulat di Makassar.
Rekomendasi