Dituduh jadi tukang sihir, perempuan ini dipancung warga desa

Dia dituduh memakai guna-guna kepada warga desa.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Dituduh jadi tukang sihir, perempuan ini dipancung warga desa
Ilustrasi Hukuman Mati. ©2015 Merdeka.com

Perempuan bernama Moni Orang, 63 tahun, asal negara Bagian Assam, India, hari ini tewas dipancung oleh warga desa lantaran dituduh mempraktikkan sihir.

Polisi mengatakan tujuh orang sudah ditangkap terkait insiden mengerikan itu. Perempuan beranak lima itu ditangkap warga di rumahnya setelah pendeta setempat menuduhnya melafalkan mantera guna-guna, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (21/7).

"Para penyerang bersenjata golok dan benda tajam lainnya. Mereka membawa Moni Orang dari rumahnya dan membunuhnya secara brutal," kata polisi senior Manabendro Dev Roy kepada AFP.

"Dia dipancung dan anggota tubuhnya dipotong," kata dia.

Hari ini para penduduk desa menyerbu kantor polisi untuk memprotes penangkapan teman-teman mereka.

"Moni itu tukang sihir dan dia pakai guna-guna kepada musuhnya," kata warga bernama Kiran Teronpi dalam wawancara dengan stasiun televisi.

"Tukang sihir tak punya tempat di sini dan membunuhnya halal."

Suami Moni mengatakan istrinya tidak bersalah dan dia menuding pendeta desa sebagai provokator.

Di sebagian wilayah miskin di India masih banyak warga percaya terhadap tukang sihir. Dalam beberapa kasus hukuman mereka adalah ditelanjangi, dibakar hidup-hidup, diculik hingga dibunuh.

Rekomendasi