Belum diketahui nasib Hambali jelang penutupan Guantanamo

Hambali menjadi satu-satunya warga Indonesia yang ditahan di penjara itu.

Ardini Maharani
Oleh Ardini Maharani - Reporter
Belum diketahui nasib Hambali jelang penutupan Guantanamo
tahanan Guantanamo. ©presstv.ir

Penjara di semenanjung Guantanamo, Kuba ini tersohor menjadi tempat penahanan narapidana paling menakutkan yakni mereka yang terlibat tindakan terorisme. Namun sejak dua pekan ini penjara sudah membebaskan tujuh tahanan dan dipulangkan ke negara masing-masing, termasuk para anggota Al-Qaidah salah satunya Muhammad Al Zahrani sudah ditahan 12 tahun.

Zahrani salah seorang anggota senior kelompok ekstremis itu bakal dipulangkan ke negaranya, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Ahad (23/11). Setelah dia bakal ada beberapa orang lagi dibebaskan namun belum diketahui apakah tahanan dari Indonesia Hambali termasuk dalam daftar.

Hambali alias Riduan Isomuddin salah satu tersangka teroris yang dipercaya telah ditahan di Guantanamo sejak 2006. Dia tergabung dalam Jamaah Islamiyah yang diyakini menjadi otak pengeboman Bom Bali 2002.

Tahun lalu keluarga Hambali sudah mendesak pemerintah Indonesia agar memperjuangkan pembebasan lelaki itu namun mantan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa tidak berdaya. Pemerintah Amerika Serikat mengkategorikan Hambali tahanan bernilai tinggi lantaran menjadi sosok penting bagi keuangan dan perekrutan Al Qaidah di wilayah Asia Tenggara.

Hambali ditangkap di Thailand pada 2003 dan dikirim ke Guantanamo tiga tahun setelahnya.

Rekomendasi