Irlandia diguncang temuan kuburan massal 800 bayi

Kebanyakan bayi-bayi itu meninggal karena gizi buruk, campak, TBC, dan pneumonia.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Irlandia diguncang temuan kuburan massal 800 bayi
Rumah singgah anak-anak di Tuam Irlandia. ©Daily Mail

Pemerintah Irlandia akan menggelar penyelidikan ke sebuah rumah singgah yang dulunya dikelola biarawati Bon Secour di Kota Tuam lantaran ditemukan kuburan massal berisi 796 tulang bayi yang meninggal di antara tahun 1925 hingga 1961.Situs Asia One melaporkan, Kamis (5/6), Uskup Agung Tuam menyatakan dia tidak punya hubungan dengan rumah singgah dikelola biarawati itu."Saya hanya bisa membayangkan kesedihan para ibu yang sudah menitipkan anaknya buat diadopsi setelah mendengar kematian mereka," kata Uskup Agung Michael Neary. Perempuan hamil di luar nikah kerap menitipkan bayi mereka di rumah singgah itu.Bayi-bayi itu diduga dikuburkan secara diam-diam di samping halaman rumah tempat septic tank dalam kurun waktu 36 tahun. Bayi-bayi itu dikuburkan tanpa nisan dan peti mati.Laporan awal dari temuan itu menyatakan bayi-bayi itu menderita gizi buruk dan diabaikan. Kebanyakan bayi-bayi itu meninggal karena campak, TBC, dan pneumonia.Kuburan massal itu ditemukan oleh seorang perempuan setempat bernama Catherine Corless yang mengumpulkan catatan tentang meninggalnya 796 bayi di rumah itu."Ketika saya melakukan penelitian, seseorang menyebutkan ada kuburan bayi di halaman rumah itu tapi yang saya temukan lebih parah dari itu," kata Corless.

Rekomendasi