Yusuf Qaradawi mundur dari Universitas Al-Azhar

Di mundur lantaran tidak setuju dengan Imam Agung Al-Azhar yang mendukung militer Mesir.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Yusuf Qaradawi mundur dari Universitas Al-Azhar
Syekh Yusuf al-Qaradawi. alarabiya.net

Ulama terkenal kelahiran Mesir Yusuf al-Qaradaawi yang selama mendukung Ikhwanul Muslimin menyatakan mundur dari kepengurusan di Universitas Al-Azhar. "Saya mengajukan pengunduran diri," kata Qaradawi dalam akun media sosial Twitter dan Facebooknya kemarin. Dia menuding Imam Agung Al-Azhar Ahmed al-Tayyeb menciderai nama kampus terkenal itu lantaran mendukung militer Mesir yang telah mengkudeta Presiden Muhammad Mursi Juli lalu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (3/11).Sejak puluhan tahun lalu Qaradawi menjadi warga negara Qatar dan dia kerap mengkritik keras militer Mesir atas apa yang terjadi di Negeri Sungai Nil itu usai Mursi digulingkan.Dia juga sering menjadi komentator di stasiun televisi Aljazeera dan berfatwa menyerukan warga Mesir mengembalikan kekuasaan kepada Mursi."Kita menunggu pimpinan Al-Azhar untuk kembali ke jalan yang benar dan tidak berhubungan dengan rezim tiran," kata dia dalam akun media sosialnya.Qaradawi yang kini berusia 86 tahun pernah beberapa kali masuk penjara pada tahun 1950-an di zaman kepemimpinan Gamal Abdel Nasser Hussein. Dia pergi ke Qatar pada 1961.Dia sempat kembali ke tanah airnya 50 tahun kemudian dan memimpin khotbah di Alun-alun Tahrir tak lama setelah Husni Mubarak digulingkan pada Februari 2011.

Rekomendasi