Aquino kritik pejabat lokal atas ketidaksiapan penanganan topan

Aquino telah dikritik atas respon pemerintahnya terkait penanganan Topan Haiyan.

Vincent Asido Panggabean
Aquino kritik pejabat lokal atas ketidaksiapan penanganan topan
Benigno Aquino. ©2012 Merdeka.com

Presiden Filipina Benigno Aquino mengecam pihak berwenang di beberapa daerah lantaran tidak sepenuhnya siap menangani kehancuran akibat hantaman Topan Haiyan.

Selama kunjungannya ke kota pesisir Guiuan, di Provinsi Samar Timur, Aquino memuji pejabat setempat lantaran telah melaksanakan evakuasi yang tepat. Namun, dia mengatakan tindakan itu berbeda dengan kota-kota lainnya, seperti dilansir situs bbc.co.uk, Senin (18/11).

Aquino telah dikritik atas respon pemerintahnya terkait penanganan Topan Haiyan.

Sementara para korban selamat telah menghadiri ibadah gereja untuk mendoakan korban Topan Haiyan, yang telah menewaskan sedikitnya 3.974 orang.

Menurut penghitungan resmi terbaru menyebut bahwa 1.186 orang hilang.

Di banyak tempat, termasuk di Kota Tacloban, Provinsi Leyte, yang menjadi wilayah terparah akibat terjangan topan, sekumpulan massa ditampung di gereja-gereja yang hancur dan terendam banjir.

Upaya bantuan internasional mulai memiliki dampak yang besar, dengan kapal perang milik Inggris HMS Daring bergabung dengan operasi bantuan besar.

Topan Haiyan, yang memiliki angin terkuat yang pernah tercatat di tanah, juga menyebabkan sekitar 500 ribu orang tunawisma.

Guiuan adalah kota pertama yang terkena hantaman topan ketika datang mencapai daratan pada 8 November lalu. Aquino mengatakan evakuasi yang diperintahkan oleh wali kota setempat memiliki sedikit korban meninggal yakni tidak kurang dari seratus orang. Tapi dia menyatakan para pejabat di tempat-tempat lain belum sepenuhnya siap.

"Sebagai presiden kalian, saya tidak diizinkan untuk marah-marah, bahkan meski saya sudah kesal," ujar Aquino kepada para wartawan. Dia mengatakan bahwa dirinya harus menelan amarahnya itu.

Dia juga mendorong orang-orang untuk menunjukkan kesabaran. "Masalah utama kami sekarang adalah menyediakan makanan terhadap 1,4 juta orang setiap harinya. Tapi pemerintah memiliki sumber dayanya dan kami bergerak cepat."

Presiden Aquino juga mengunjungi Kota Tacloban, dan mengatakan pemerintah akan memberikan semua hal yang diperlukan para korban.

Sebelumnya, Menteri Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan, Corazon Soliman, mengakui bahwa respon bantuan nasional telah melambat.

"Kami akan melipatgandakan upaya kami untuk mendistribusikan bantuan barang karena kami sudah mendengar beberapa keluhan," ucap dia.

Rekomendasi