Kelompok garis keras di parlemen Iran melarang kedua kandidat calon presiden Akbar Hashemi Rafsanjani dan besan Ahmadinejad, Esfandiar Rahim Mashaie, mengikuti pemilihan umum presiden pada 14 Juni mendatang.Sekitar seratus anggota parlemen mengajukan keberatan kepada Dewan Garda Revolusi yang bertugas menyeleksi semua kandidat yang mendaftar menjadi calon presiden, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (15/5).Salah satu anggota parlemen, Javad Karimi Qodoosi, mengatakan dia ingin mantan presiden Akbar Hashemi Rafsanjani dilarang mengikuti pemilu presiden.Qodoosi juga menyatakan anggota parlemen ingin membatalkan Mashaei maju sebagai kandidat calon presiden karena tingkah lakunya tidak islami.Rafsanjani dan Mashaei pekan lalu mendaftarkan diri maju sebagai kandidat calon presiden. Pengumuman kandidat yang dibolehkan maju menjadi calon presiden akan diumumkan akhir bulan ini.Pada Sabtu lalu Ahmadinejad menemani Mashaei mendaftarkan diri ke kantor Kementerian Dalam Negeri. Tindakannya itu bisa menyebabkan dia dihukum lantaran melanggar aturan kampanye.Parlemen Iran khawatir Ahmadinejad akan memuluskan jalan tangan kanannya, Mashaie, menjadi presiden pada pemilu mendatang. Apalagi Mashaie merupakan besan Ahmadinejad. Putri Mashaie menikah dengan putra Ahmadinejad.Pada Januari lalu parlemen Iran meloloskan aturan pemilu yang melarang seorang mendukung kandidat lain dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara dengan menggunakan fasilitas negara.
Besan Ahmadinejad dilarang ikut pemilu presiden
Dia dilarang mencalonkan sebagai kandidat calon presiden lantaran tingkah lakunya dianggap tidak islami.
Rekomendasi