Terdakwa Khmer Merah meninggal

Padahal dia tengah menghadapi pengadilan atas kejahatan perang.

Ardini Maharani
Oleh Ardini Maharani - Reporter
Terdakwa Khmer Merah meninggal
Ieng Sary. demorgen.be ©2013 Merdeka.com

Ieng Sary salah seorang pemimpin rezim Khmer Merah Kamboja meninggal di sebuah rumah sakit Ibu Kota Phnom Penh. Sary tiada pada usia 87 tahun.Stasiun televisi CNN melaporkan, Kamis (14/3), Sary akhirnya bisa menghindar dari pengadilan atas kejahatan perang dilakukannya. Dia dan Khmer telah menewaskan lebih dari sejuta orang Kamboja selama empat tahun dimulai pada 1975. Sary dikenal sebagai saudara nomor satu Pol Pot pemimpin utama Khmer Merah paling sadis. Sebab kematian lelaki ini belum diketahui. Dugaan sementara karena penyakit dideritanya.Pengadilan luar biasa Chambers sebelumnya juga membebaskan Ieng Thirith, istri Sary lantaran sakit pada September tahun lalu. Otomatis kini hanya terdapat dua terdakwa yakni Ketua Wilayah Khieu Sampham dan mantan perdana menteri Khmer Nuon Chea yang dikenal saudara nomor dua Pol Pot.Kedua terdakwa ini sudah uzur. Banyak pihak menilai kerja pengadilan terlalu lamban. Kemungkinan para terdakwa meninggal sebelum diadili sangat besar.Persidangan petinggi Khmer ini terbuka untuk umum. Banyak warga menyaksikan dengan antusias sembari berharap terdakwa mendapat hukuman setimpal atas kejahatan mereka masa lalu.

Rekomendasi