Beberapa senjata mematikan "Joker" buat membunuh penonton

Selain menggunakan senapan serbu AR-15, Holmes juga memakai shotgun Remington 870 dan pistol Glock dalam aksinya.

Aryo Putranto Saptohutomo
Beberapa senjata mematikan "Joker" buat membunuh penonton
Beberapa senjata digunakan James Holmes alias Joker, pelaku penembakan di Bioskop Century Jumat lalu. Senapan serbu Colt AR-15 (atas), Pistol Glock (tengah), shotgun Remington 870 (bawah). ©2012 Merdeka.com/ilustras

James Eagen Holmes, pelaku penembakan di teater 16 Bioskop Century, Wilayah Aurora, Kota Denver, Negara Bagian Colorado, Amerika Serikat menggunakan beberapa senjata berat dalam melancarkan aksinya.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (22/7), Holmes menembaki penonton menggunakan senapan serbu taktis Colt tipe AR-15. Senapan itu menjadi perlengkapan standar pasukan Amerika dan Satuan Elit Kepolisian SWAT. Senjata ini memiliki banyak versi dan tipe serta dijual bebas buat warga sipil. Tetapi mereka hanya diperkenankan membeli tipe semi-otomatis.

AR-15 terhitung ringan, yakni hanya memiliki berat 2.27 buat versi laras menengah sampai 3.9 kilogram tipe laras panjang. Senapan ini didesain oleh Eugene Stoner dan diproduksi pabrik ArmaLite pada 1958. Boleh dibilang senjata itu adalah saudara kembar M-16. Tetapi lantaran kesulitan keuangan, perusahaan itu akhirnya menjual desain senapan serbu itu kepada pihak lain, yakni Colt, Bushmaster, Rock River Arms, Stag Arms, DPMS, Panther Arms, Olympic Arms, dan masih banyak lagi. Alhasil, senapan itu pun mengalami banyak modifikasi.

AR-15 memiliki ukuran kaliber 0.223 x 5.56. Senapan ini dalam versi otomatis penuh dapat memuntahkan 800 peluru tiap menit dengan kecepatan lontaran proyektil mencapai 975 menit tiap detik. Jarak tembak efektifnya mencapai 400 sampai 600 meter. Senapan ini menjadi favorit lantaran ringan dan mudah diperbaiki serta dimodifikasi.

Selain AR-15, Holmes juga menggunakan senapan shotgun Remington Model 870 buatan pabrik Remington Arms Company. Pengoperasian senjata ini perlu dikokang tiap kali menembak. Biasanya senapan ini dipakai dalam kegiatan berburu, olahraga menembak, atau sebagai pertahanan diri. Senjata ini juga laris dipakai para penegak hukum dan militer di dunia. Tetapi, senapan diproduksi sejak 1951 ini tergolong ringan.

Selain itu, Holmes juga menembaki para penonton itu dengan pistol Austria, Glock. Dia memiliki dua buah pistol laris ini. Pistol semi-otomatis itu diproduksi sejak 1982. Kelebihan pistol ini adalah desainnya kompak dan nyaman digenggam. Tingkat ketepatan tembakannya pun boleh diadu. Apalagi pistol ini terus mengalami modifikasi dan perbaikan sampai saat ini. Kabarnya dia membeli ketiga senjata itu di sebuah toko peralatan berburu dan memancing bernama Bass Pro Shops, Denver, Colorado.

Dengan modal tiga senjata itu, Holmes menebar teror kepada para penonton teater 16 Bioskop Century, Colorado, Jumat lalu. Alhasil 12 tewas dan 71 lainnya luka-luka, termasuk tiga warga Indonesia.

Holmes kini berada di dalam penjara Apahoe, Colorado, dan ditempatkan dalam sel khusus. Besok dia dijadwalkan akan menjalani persidangan pukul 09.30 waktu setempat.

Rekomendasi