Profil Karoline Leavitt: Jubir Presiden AS dari Kalangan Gen Z, Pemilik Toko Es Krim yang Siap Tempur Bela Trump

Kenali Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih termuda yang menjabat di bawah Presiden Donald Trump.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Profil Karoline Leavitt: Jubir Presiden AS dari Kalangan Gen Z, Pemilik Toko Es Krim yang Siap Tempur Bela Trump
Profil Karoline Leavitt: Jubir Presiden AS dari Kalangan Gen Z, Pemilik Toko Es Krim yang Siap Tempur Bela Trump (Merdeka.com)

Karoline Claire Leavitt adalah juru bicara politik dan ajudan Amerika yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih ke-36 di bawah pemerintahan kedua Presiden Donald Trump.

Ia dilantik pada Januari 2025 dan dikenal sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih termuda dalam sejarah. Karier politiknya yang pesat dan latar belakangnya yang menarik menjadikannya sosok yang patut diperhatikan. Terlebih dari kalangan Gen Z.

Leavitt lahir pada 24 Agustus 1997 di Atkinson, New Hampshire. Keluarganya memiliki usaha toko es krim dan dealer truk bekas di Plaistow, New Hampshire.

Pendidikan awalnya dimulai di Central Catholic High School di Lawrence, Massachusetts, di mana ia lulus pada tahun 2015. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Saint Anselm College dengan mendapatkan beasiswa untuk bermain softball.

Selama di perguruan tinggi, Leavitt aktif dalam kegiatan politik dan secara terbuka mendukung kepresidenan Trump yang pertama. Ia meraih gelar sarjana di bidang politik dan komunikasi.

Karier politik Leavitt dimulai dengan magang di Fox News. Ia kemudian bekerja sebagai penulis kepresidenan dan asisten sekretaris pers selama pemerintahan Trump yang pertama.

Setelah Trump kalah dalam pemilihan 2020, ia beralih menjadi instruktur untuk program pelatihan 'Conservative Governance 101' Project 2025. Pada tahun 2022, Leavitt mencalonkan diri untuk DPR AS di distrik ke-1 New Hampshire, di mana ia berhasil memenangkan nominasi Partai Republik, meskipun akhirnya kalah dalam pemilihan umum dari petahana Demokrat, Chris Pappas.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai juru bicara MAGA Inc., sebuah Super PAC pro-Trump, dan sebagai sekretaris pers nasional untuk kampanye kepresidenan Trump 2024.

Kepemimpinan di Gedung Putih

Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam pengarahan pers pada Rabu (12/2/2025).
<p>Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam pengarahan pers pada Rabu (12/2/2025). (Dok. AP/Evan Vucci)</p> @ 2025 merdeka.com

Leavitt diangkat menjadi Sekretaris Pers Gedung Putih pada Januari 2025, menjadikannya sebagai individu pertama yang berusia di bawah 30 tahun menjabat dalam posisi tersebut sejak tahun 1969.

Pengangkatannya ini menunjukkan perubahan generasi dalam politik Amerika, di mana suara muda semakin diperhitungkan. Dalam perannya, Leavitt bertanggung jawab untuk mengelola komunikasi antara Gedung Putih dan publik, serta menjelaskan kebijakan pemerintah kepada media.

Leavitt dikenal sebagai sosok yang energik dan komunikatif. Ia sering kali tampil di berbagai program berita untuk menjelaskan posisi pemerintah dan menjawab pertanyaan dari wartawan.

Keberaniannya dalam menghadapi kritik dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan cepat dalam situasi yang dinamis menjadikannya sosok yang disegani di kalangan rekan-rekannya.

Kehidupan Pribadi

Karoline Leavitt. (Pool/AFP)
Karoline Leavitt. (Pool/AFP) @ 2024 merdeka.com

Di luar karier politiknya, Karoline Leavitt adalah seorang Katolik Roma. Ia menikah dengan Nicholas Riccio, seorang pengembang real estat yang berusia 32 tahun lebih tua darinya.

Pasangan ini menikah pada Januari 2024 dan telah dikaruniai seorang putra yang lahir pada Juli 2024. Meskipun awalnya berencana untuk cuti melahirkan, Leavitt memutuskan untuk kembali bekerja setelah terjadinya upaya pembunuhan terhadap Donald Trump pada bulan Juli 2024. Keputusan ini menunjukkan komitmennya terhadap karier dan tanggung jawabnya sebagai Sekretaris Pers.

Leavitt juga aktif di media sosial, di mana ia sering berbagi pandangannya mengenai isu-isu politik terkini dan menjalin komunikasi dengan para pendukungnya. Hal ini menjadi salah satu cara bagi dirinya untuk tetap terhubung dengan basis pemilihnya dan menyampaikan pesan-pesan penting dari pemerintah.

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman politik yang luas, Karoline Leavitt menjadi salah satu tokoh muda yang menarik untuk diperhatikan dalam perkembangan politik Amerika. Dengan posisinya sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih, ia memiliki kesempatan untuk mempengaruhi arah komunikasi pemerintah dan memberikan suara bagi generasi muda.

Rekomendasi