Prancis siaga serangan teror usai 271 jihadis ISIS pulang kampung

Minggu, 6 Agustus 2017 16:48 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Prancis siaga serangan teror usai 271 jihadis ISIS pulang kampung Polisi Prancis bersiaga dari serangan teror. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Otoritas Prancis tengah bersiaga, pasalnya mereka menemukan sejumlah warganya yang jadi jihadis Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) kembali ke Negeri Menara Eiffel tersebut. Menurut Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb, dengan kepulangan mereka maka ancaman serangan teror di negara tersebut semakin tinggi.

Dia menambahkan, selain 217 jihadis dewasa ada sekitar 54 anak di bawah umur juga kembali setelah bertempur di samping para teroris ISIS.

Dilansir dari Russia Today, Minggu (6/8), dari jumlah yang disebutkan ada juga yang sudah ditahan. Sayangnya, jumlah mantan jihadis yang ditahan tersebut dirahasiakan Collomb.

Sang menteri juga menuturkan sisanya masih diperiksa jaksa penuntut umum. Dia mengungkapkan sekitar 700 militan asal Prancis menyeberang ke Suriah dan Irak untuk bertempur bersama ISIS. Beberapa dari mereka telah terbunuh dengan jumlah yang tidak diketahui pasti.

"Dengan bertambahnya jumlah pejuang radikal yang kembali, ancaman serangan teroris di Prancis akan bertambah tinggi," tuturnya mencatat tujuh plot teror yang gagal selama tahun ini.

Collomb menambahkan selain mereka yang kembali, ada sejumlah 18.500 oraang lainnya ditandai di bawah sistem pemantauan penegahan perilaku radikal.

Sejak Januari 2015 lalu, Negeri Menara Eiffel ini telah siaga. Mereka dilanda berbagai serngan teroris yang berhubungan dengan ISIS. Serangan paling mencolok terjadi pada November 2015 dengan korban lebih dari 130 orang. Kemudian dilanjutkan dengan serangan di Nice pada Juli 2016 yang menewaskan 84 jiwa. [che]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini