Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi India Bebaskan Burung Merpati Diduga Mata-Mata Pakistan

Polisi India Bebaskan Burung Merpati Diduga Mata-Mata Pakistan Burung merpati dicurigai mata-mata Pakistan. ©ANI

Merdeka.com - Kepolisian India membebaskan burung merpati milik seorang warga Pakistan yang sebelumnya ditangkap karena diduga mata-mata. Burung tersebut dibebaskan setelah hasil penyelidikan menemukan burung yang terbang melewati batas negara itu bukanlah mata-mata.

"Burung merpati itu dibebaskan kemarin setelah tak ditemukan hal mencurigakan," kata pejabat senior kepolisian di wilayah Kashmir yang dikelola India, Shailendra Mishra, dilansir dari Alarabiya, Senin (1/6).

Tak jelas di mana burung itu dibebaskan dan apakah diserahkan kembali ke pemiliknya.

Sebelumnya pada Jumat lalu, pemilik burung asal Pakistan, Habibullah mendesak India mengembalikan merpatinya. Burung itu ditemukan warga India dan kemudian diserahkan ke polisi.

"Itu hanya burung tak berdosa," kata Habibullah.

Dia membantah tuduhan angka yang tertulis pada cincin di kaki merpatinya adalah kode operasi kelompok militan di wilayah Kashmir yang berkonflik itu.

Kontes Balap Merpati

Habibullah, yang tinggal di sebuah desa dekat perbatasan Kashmir, salah satu zona militerisasi di dunia, mengatakan burungnya mengikuti kontes balap merpati dan nomor yang tertera di cincin itu merupakan nomor ponselnya.

Lomba itu terkenal di desa-desa perbatasan, kataYasir Khalid dari Klub Merpati Shakar Garh. Dia menambahkan, lomba semacam itu juga diadakan di India, dan tidak jarang para peserta baik di India maupun Pakistan kehilangan seekor burung. Pemilik mengidentifikasi burung mereka dengan cap di sayap, cat dan cincin di kaki.

"Kami harus membawa burung itu ke dalam tahanan kami untuk menyelidiki apakah ia digunakan untuk memata-matai," kata seorang pejabat senior keamanan perbatasan India yang meminta tak disebutkan namanya.

Pada 2016, seekor merpati ditangkap India setelah ditemukan membawa catatan berisi ancaman terhadap Perdana Menteri India, Narendra Modi.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP