Pernah dituding anggota Taliban
Merdeka.com - Kesan sangar Metallica ternyata sempat tak berlaku bagi para petugas bandar udara internasional di Ibu Kota London, Inggris. Vokalisnya, James Hetfield pernah dituduh terlibat terorisme.
Hal itu pernah dilansir oleh situs freerepublic.com (7/9/2007). Hetfield diselidiki oleh petugas bandar udara Luton. Semua lantaran penampilannya mirip pemeluk Islam. Hetfield memang memelihara jenggot khas lelaki muslim.
Hetfield tak habis pikir mengapa semua orang menjadi ketakutan pada agama Nabi Muhammad itu. Dia bahkan kaget saat ditanya apakah dia anggota Taliban. "Saya tidak melihat kengerian apa pun dalam Islam. Agama itu baik. Kami punya banyak penggemar muslim dan mereka luar biasa," ujar Hetfield.
Setelah diselidiki beberapa jam Hetfield akhirnya diperbolehkan meninggalkan bandar udara dalam pengawasan ketat. Petugas tetap tidak percaya dengan pengakuannya dia vokalis Metallica.
Pengalaman itu rupanya semakin menjadikan ketertarikan anggota Metallica pada Islam. Meski tak terang-terangan namun beberapa tawaran main di negara-negara Arab mereka terima.
Bahkan gitarisnya Kirk Hammett beberapa kali berkolaborasi dengan seniman muslim.
Metallica grup musik cadas asal Amerika Serikat beranggotakan Hetfield (vokalis), Hammett (gitaris), Lars Ulrich (drum), dan Robert Trujilo. Belakangan sang basis tersohor sebab bas pemberiannya pada Gubernur Jakarta Joko Widodo bermasalah dan jadi perhatian media internasional. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya